Empat Penemuan Sederhana Menjadi Solusi Permasalahan Dunia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Empat Penemuan Sederhana Menjadi Solusi Permasalahan Dunia

JAKARTA, FAJAR–Berawal dari Bay Area di Amerika Serikat, Maker Faire adalah sebuah acara yang diselenggarakan untuk merayakan kreasi-kreasi seni rupa, kerajinan, teknik, ilmu pengetahuan dan pemikiran Do-It-Yourself (DIY).

“Kemajuan dunia bukan berarti tanpa adanya masalah dan kami senang atas penemuan-penemuan cerdas dari Maker Faire di berbagai wilayah yang menjadi solusi permasalahan tersebut,” jelas Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia dalam rilis diterima FAJAR, Senin 29 Juni.

Menurut Harry, ada 4 penemuan sederhana yang bisa menjadi solusi permasalahan dunia, yaitu membuat taman milik sendiri di apartemen atau rumah, moda transportasi pribadi dengan menggunakan lengan dan kaki, mengurangi lemak sekaligus mengisi baterai mobile phone, dan membantu mereka yang memiliki gangguan penglihatan.

Tinggal di apartemen atau rumah kecil seringkali membuat tidak ada ruang untuk membuat ruang hijau. Solusinya adalah dengan mengantung tanaman di berbagai sisi rumah. Sebuah kelompok dari Singapura telah menemukan cara untuk menumbuhkan tanaman herbal dalam kontainer plastik atau kaleng bekas menggunakan teknik terbalik. Sebuah cara yang dapat memberikan barang bekas kehidupan keduanya sekaligus menghijaukan tempat tinggal kita.

Banyak masalah pada moda transportasi umum seperti bis atau kereta, penumpang terlalu penuh atau bahkan tibanya tidak tepat waktu. Solusinya adalah beralih mengunakan Magic-1 sebagai moda transportasi sehari-hari. Dengan menggunakan self-balancing skuter dari Malaysia ini, kita bisa melakukan perjalanan dari suatu tempat ke tempat lainnya dan menghindari kerumunan pejalan kaki dengan mudah. Tidak memerlukan surat izin mengemudi, hanya butuh keseimbangan yang baik.

Membakar kalori sekaligus mengisi baterai mobile phone kini sudah bisa dilakukan. B.en.G (Bicycle Energi Generator) mampu mentransformasi keluaran dari dinamo sepeda untuk memberi tenaga bagi perangkat mobile phone. Sepeda B.en.G tersebut berjalan sejauh lebih dari 300 km di arena Mini Maker Faire di Singapura dan mampu menghasilkan energi sekitar 10Wh yang bisa digunakan untuk 2 perangkat mobile phone.

Orang yang buta warna memiliki kesulitan dalam mengerjakan aktivitas sederhana seperti menentukan tingkat kematangan dari sebuah makanan atau buah. Namun, hal ini dapat diperbaiki dengan menggunakan Color Def. Tim Color Def juga menyarankan cara lain yang bermanfaat agar alat ini dapat membantu mereka yang memiliki gangguan visual, seperti dipasang di sepatu sehingga dapat digunakan sebagai pemandu tuna netra berjalan.

“Untuk mengetahui berbagai temuan baru yang menentukan masa depan bisa dengan melihatnya di Mini Maker Faire terdekat. Jadwal mendatang Mini Maker Faire di Asia Tenggara adalah pada 11 dan 12 Juli 2015, di Singapura,” jelas Harry. (fmc)

 

loading...
Click to comment
To Top