Hati-Hati! Kawanan Perampok Sadis Berkeliaran dengan Senjata Api – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Hati-Hati! Kawanan Perampok Sadis Berkeliaran dengan Senjata Api

JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah memburu kawanan perampok sadis yang beraksi di rest area Pondok Aren, Tangerang Selatan pada pertengahan Juni lalu. Sejauh ini polisi baru menangkap dua anggota kawanan perampok yang melengkapi diri dengan senjata api itu.

Kepala Sub Direktorat VI Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Siswo Yuwono mengungkapkan, kawanan itu menyasar seorang perempuan berusia 63 tahun yang baru saja mengambil uang di mesin ATM pada 14 Juni lalu, pukul 09.00 di rest area Pondok Aren. Kawanan itu langsung menyergap korban dan membawanya berputar-putar dengan mobil.

Selama dibawa berputar-putar, mulut korban dilakban. Perhiasan yang dikenakannya seperti kalung berikut liontin, gelang dipreteli.

Pelaku juga membawa kabur satu unit mobil Honda Freed tahun 2014 berwarna silver. Selanjutnya, pelaku membuang korban. ”Korban dibuang di pintu Tol Serpong Tangerang,” kata Siswo dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Minggu (28/6).

Setelah dilepas, korban lantas melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke polisi. Polisi pun bergerak cekatan. “Dalam 1 x 24 jam setelah menerima laporan, dua pelaku kita tangkap,” kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti.

Dua pelaku yang dibekuk itu adalah JML alias SRL dan SFY. Keduanya kini ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Dari pengembangan penyidikan dan pemeriksaan atas JML maupun SFY, polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku lainnya. Kawanan itu memang beraksi dengan tindakan kekerasan.

Kini, polisi tengah memburu pelaku berinisial LBS yang berperan menyewa mobil Toyota Avanza warna silver sebagai alat transportasi untuk melakukan aksi perampikan. Mereka menyasar ATM yang sepi dan pengendara mobil yang berjalan sendirian khususnya perempuan.

Menurut polisi, para tersangka menentukan titik kumpul di Ramayana Ciledug. Selanjutnya, mereka melakukan aksi dengan cara mobile di daerah DKI Jakarta. “Para tersangka melengkapi diri dengan senjata api untuk mengancam korbannya,” sambung Khrisna.(boy/jpnn)

loading...
Click to comment
Ragam

Hati-Hati! Kawanan Perampok Sadis Berkeliaran dengan Senjata Api

JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah memburu kawanan perampok sadis yang beraksi di rest area Pondok Aren, Tangerang Selatan pada pertengahan Juni lalu. Sejauh ini polisi baru menangkap dua anggota kawanan perampok yang melengkapi diri dengan senjata api itu.

Kepala Sub Direktorat VI Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Siswo Yuwono mengungkapkan, kawanan itu menyasar seorang perempuan berusia 63 tahun yang baru saja mengambil uang di mesin ATM pada 14 Juni lalu, pukul 09.00 di rest area Pondok Aren. Kawanan itu langsung menyergap korban dan membawanya berputar-putar dengan mobil.

Selama dibawa berputar-putar, mulut korban dilakban. Perhiasan yang dikenakannya seperti kalung berikut liontin, gelang dipreteli.

Pelaku juga membawa kabur satu unit mobil Honda Freed tahun 2014 berwarna silver. Selanjutnya, pelaku membuang korban. ”Korban dibuang di pintu Tol Serpong Tangerang,” kata Siswo dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Minggu (28/6).

Setelah dilepas, korban lantas melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke polisi. Polisi pun bergerak cekatan. “Dalam 1 x 24 jam setelah menerima laporan, dua pelaku kita tangkap,” kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti.

Dua pelaku yang dibekuk itu adalah JML alias SRL dan SFY. Keduanya kini ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Dari pengembangan penyidikan dan pemeriksaan atas JML maupun SFY, polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku lainnya. Kawanan itu memang beraksi dengan tindakan kekerasan.

Kini, polisi tengah memburu pelaku berinisial LBS yang berperan menyewa mobil Toyota Avanza warna silver sebagai alat transportasi untuk melakukan aksi perampikan. Mereka menyasar ATM yang sepi dan pengendara mobil yang berjalan sendirian khususnya perempuan.

Menurut polisi, para tersangka menentukan titik kumpul di Ramayana Ciledug. Selanjutnya, mereka melakukan aksi dengan cara mobile di daerah DKI Jakarta. “Para tersangka melengkapi diri dengan senjata api untuk mengancam korbannya,” sambung Khrisna.(boy/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top