Jelang Lebaran, Penumpang di Terminal Purwodadi Justru Turun 30 Persen – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Jelang Lebaran, Penumpang di Terminal Purwodadi Justru Turun 30 Persen

GROBOGAN – Jelang lebaran arus mudik lebaran diperkirakan membludak. Untuk mengantisipasi kemungkinan membludaknya arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Grobogan Jawa Tengah telah menyiapkan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sebanyak 133 armada, bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sebanyak 110 armada.

Armada sebanyak itu, ada kenaikan dibandingkan dengan hari biasa yang hanya 70-80 Armada AKDP dan 60-70 armada AKAP setiap harinya. Hal ini diungkapakan oleh Kepala Dishub Kabupaten Grobogan Agung Sutanto melalui Kepala UPTD Terminal Purwodadi Suparna
“Kami juga menyiapkan bus cadangan AKDP sebanyak 12 bus dan AKAP 10 bus,” jelas Suparna.
Suparna menyatakan, arus mudik tahun ini diprediksi akan mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu. Pasalnya, tahun ini banyak dari perusahaan yang telah menyediakan bus mudik gratis dan warga Purwodadi banyak beralih naik kereta api (KA) yang bisa naik turun di stasiun Ngrombo, paparnya.
Bukan itu saja diduga akibat proyek betonisasi jalan, suasana di dalam lingkungan Terminal Purwodadi yang merupakan terminal induk satu-satunya di daerah Kabupaten Grobogan, sejak beberapa bulan belakangan ini nampak lengang dan sepi penumpang.
“Benar sejak adanya proyek jalan sejak beberapa bulan silam hingga sekarang, jumlah penumpang terminal induk Purwodadi turun hingga 30 persen,” ujar Suparna
Proyek peningkatan jalan raya di daerah Kabupaten Grobogan yang hingga saat ini masih terus berjalan dan belum selesai, menurut Suparna, nampak di Jalan Purwodadi-Solo sebanyak enam titik, Purwodadi-Semarang enam titik, Purwodadi-Pati-Kudus ada empat titik dan Purwodadi-Blora hingga batas wilayah Ngaringan-Kunduran sebanyak 15 titik.
“Diduga akibat proyek jalan ini banyak pengusaha otobus tak mengoperasikan armadanya lantaran pendapatannya justru merugi,” tambahnya.
Meski demikian, pihaknya memprediksi penumpang akan kembali ramai mulai H-10 Lebaran. Pasalnya, mulai saat itu, katanya semua ruas jalan sudah mulai difungsikan sebagai jalur mudik, sehingga pelaksanaan perbaikan di sepanjang jalan tersebut terpaksa dihentikan dan harus bisa dilalui.
”Kami prediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada H-7 sampai H +1,” jelas Suparna. (Awg)

To Top