Bupati Temanggung Masih Kecewa Dengan Pembangunan Pasar Candiroto – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Bupati Temanggung Masih Kecewa Dengan Pembangunan Pasar Candiroto

TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Bambang Sukarno masih terlihat kecewa dengan pembangunan Pasar Candiroto Temanggung. Saat meninjau lokasi setelah peletakan batu pertama tahap kedua pembangunan pasar Candiroto Selasa (30/6), Bupati menilai pembangunan pasar kecamatan tersebut masih kurang representatif.

Bupati tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah melihat jalan Pasar Candiroto tidak bisa dilewati mobil. Bupati juga mengkritik keberadaan sebuah tiang listrik yang berada di sebelah pintu gerbang utama Pasar Candiroto.
“Tiang listrik ini ganggu pemandangan dan tidak bagus, tolong diubah. Jalan juga harus bisa dilewati mobil, bila bisa dilewati mobil nantinya bisa berdampak pada keramaian pasar itu sendiri,“ tandasnya.
Bupati Temanggung berharap saat pembangunan tahap dua Pasar Candiroto tidak menemui berbagai masalah, seperti pada pembangunan tahap pertama. Bupati meminta agar camat, kades dan pedagang ikut mengawasi pembangunan pasar tersebut.
“Dengan pembangunan pasar yang representatif, tentunya masyarakat di daerah Candiroto dan sekitarnya tak perlu berbelanja di Sukorejo, Kendal. Demikian pula bila warga menjual hasil bumi yang juga banyak dihasilkan di wilayah ini cukup menjual di pasar tradisional tersebut tak perlu ke pasar lain, apalagi di luar daerah,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Diseperindagkop dan UMKM, Rony Nurhastuti menjelaskan bahwa Pasar Candiroto dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama telah dilaksanakan pada tahun anggaran 2014 dengan menelan biaya sekitar Rp2,5 miliar berupa dua los dengan lapak berjumlah 198 unit.
Kemudian, tahap kedua akan menelan biaya sekitar Rp4,04 miliar guna membangun 79 unit kios dan fasilitas pendukung lain seperti kantor, WC, area parkir, dan TPS.
“Total anggaran Rp6,5 milyar lebih yang dibagi dalam dua termin, dengan lama pekerjaan 180 hari,“ pungkasnya. (din)

loading...
Click to comment
To Top