Daya Beli Masyarakat Masih Lesu, Belum Ada Lonjakan Harga Sembako – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Daya Beli Masyarakat Masih Lesu, Belum Ada Lonjakan Harga Sembako

BATANG – Tim pemantau harga bahan pokok Kabupaten Batang menyatakan selama Ramadhan hingga hari ke-12 belum ada lonjakan harga atau kenaikan harga bahan pokok karena daya beli masyarakat masih lesu. Hal tersebut disampaikan Kasi Ekspor Impor yang merangkap Kasi Bimbingan Usaha Bidang Perdagangan Disperinda Kop M Palali.

“Dari hasil pemantauan kami harga bahan pokok di pasar harga masih stabil, belum ada kenaikan harga,” kata Palali kepada Rakyat Jateng, Selasa (30/6).
Dari hasil tim pemantauan yang terdiri dari dari berbagai instansi di Pasar Batang, Subah, Plelen Gringsing dan Limpung, untuk harga ikan seperti bandeng mencapai Rp20 ribu hingga Rp24 ribu, lele Rp22ribu dan nila Rp22 ribu.
Telur antara Rp18 ribu sampai Rp20 ribu per kilo, bawang putih Rp16 ribu sampai Rp18 ribu per kilogram.
Disperindag memang rutin memantau harga, mulai dari sayuran, ikan, daging, hingga bahn material bangunan. Hal ini untuk bisa mengntisipasi menstabilkan harga di pasaran jika terjadi lonjakan.
“Jika ada gejolak harga yang sekiranya tinggi, maka Pemerintah Kabupaten Batang akan melakukan operasi pasar,” lanjut Palali.
Diperkirakan kenaikan harga akan merangkak naik dengan lonjakan 10 hingga 20 persen pada H-7 Lebaran, seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Tetapi mungkin juga lesunya daya beli masyarakat karena ramadhan tahun ini bebarengan dengan tahun ajaran baru, sehingga masyarakat masih terfokus pada pendidikan.
Eni salah satu pedagang daging di Pasar Batang mengatakan untuk saat ini daging masih berkisar Rp95 ribu per kilo, dan bisa naik 20 persen nanti menginjak H-3 lebaran. “Kami harapkan lebaran ini daya beli masyarakat naik agar kami bisa ikut lebaran,” kata Eni. (feb)

 

Click to comment
To Top