Hampir Lebaran, Sudah Terima THR? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Hampir Lebaran, Sudah Terima THR?

SEMARANG, RAJA – Guna membantu buruh untuk menyelesaikan masalah Tunjangan Hari Raya (THR), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang akan membuka posko khusus menerima pengaduan bagi para pekerja yang tidak mendapatkan THR dari perusahaan tempatnya bekerja.

“Kami akan membentuk posko pengaduan dan tim pemantau untuk mengawal pelaksanaan pembayaran THR oleh perusahaan kepada para pekerjanya,” kata Kepala Disnakertrans Kota Semarang Edy Riyanto, Selasa (30/6).
Posko pengaduan pembayaran THR tersebut akan dibuka mulai minggu depan. Sementara tim pemantau akan terjun langsung ke perusahaan untuk mengawasi pembayaran THR, sehingga harapannya bisa mendapatkan laporan langsung dari lapangan.
Pembayaran THR bagi pekerja, kata dia, harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No PER.04/MEN/1994 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.
Menurutnya, pemerintah tidak memiliki wewenang untuk mendesak perusahaan agar segera membayarkan THR atau dipercepat. Sebab, hal itu sesuai dengan kemampuan financial perusahaan. “Berdasarkan regulasi, maka pembayaran THR harus dilakukan paling lambat H-7 atau tanggal 10 Juli nanti. Kami juga akan memastikan, bahwa pembayaran THR minimal satu kali upah bulanan untuk pekerja yang masa kerjanya sudah setahun ke atas,” terangnya.
Sementara itu, Koordinator Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) Kota Semarang, Zaenudin mengatakan, bahwa pihaknya berharap perusahaan memberikan THR kepada para pekerja yang merupakan kewajiban sesuai Permanaker No PER.04/MEN/1994. “Pembayaran THR minimal satu kali gaji bagi yang sudah kerja satu tahun dan proporsional bagi yang di bawah satu tahun,” ungkapnya.
Pihaknya juga mendesak, agar perusahaan yang sudah pernah memberikan THR satu kali gaji tidak boleh diturunkan nilainya pada pembayaran THR tahun ini. Selain itu pembayaran harus tepat waktu atau tidak mundur setelah Lebaran dan tidak dicicil serta tidak hanya separuhnya. “Tahun lalu banyak perusahaan yang memberikan THR dengan dicicil atau malah mundur setelah Lebaran. Maka tahun ini kami berharap itu tidak terjadi lagi,” harapnya.
Seperti diketahui, untuk memastikan pembayaran THR berjalan dengan baik, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7/MEN/VI/2015 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan dan Imbauan Mudik Lebaran Bersama.
Dalam surat edaran ini, Hanif meminta kepada para Gubernur, Bupati, Walikota untuk memperhatikan dan menegaskan kepada para pengusaha di wilayahnya agar segera melaksanakan pembayaran THR tepat waktu dan sesuai dengan peraturan. (Art)

loading...
Click to comment
To Top