Terlalu Romantis, Suami Malah Ceraikan Istri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Interest

Terlalu Romantis, Suami Malah Ceraikan Istri

SURABAYA – Perceraian antara suami istri kerap dipicu akibat adanya pertengkaran dalam rumah tangga. Bahkan berujung pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tapi, bagaimana jika pertikaian di rumah tangga tersebut dipicu hal-hal yang romantis?

Itulah yang terjadi pada pasangan Donwori (bukan nama sebenarnya), 30 dan Karin (juga nama samaran), 27. Pasangan yang tinggal di Kendangsari, Surabaya itu sering gegeran lho karena kemesraan. Karin selalu ingin romantis dengan Donwori. Ternyata, Donwori bukan tipe pria yang senang dimanjakan oleh pasangannya.

Akhirnya, keduanya resmi berpisah di Pengadilan Agama Surabaya, Jalan Ketintang Madya, kemarin, (29/6). Meski begitu, Karin tetap bersikap romantis pada Donwori. Itu terlihat saat dia mau pulang. Wanita tersebut mencium tangan mantan suaminya tersebut.

“Pulang dulu ya, Mas,” ujarnya setelah sidang putusan kemarin.

Mendengar ungkapan tersebut, Donwori hanya melihat wajah Karin. Mungkin, dia menyesal telah mence­raikan Karin. Dia lantas duduk untuk menenangkan hati dan pikirannya. “Saya sebetulnya cinta sama dia. Tapi, dia itu keterlaluan romantis­ nya,” ungkap pria yang bekerja sebagai event organizer di salah satu perusahaan ternama tersebut.

Bahkan, pernikahan Donwori terbilang sangat singkat. Baru saja menikah pada Oktober 2014, Donwori sudah mendaftarkan talak cerainya di pengadilan agama pada Desember di tahun yang sama. Penyebabnya ya karena Donwori menilai istrinya terlalu berlebihan terhadapnya.

Karin sering memberikan kejutan­ kejutan yang harganya sangat mahal. Karin beralasan melakukan hal itu guna membuat rumah tangganya romantis dan mesra. Awalnya, Donwori setuju. Sebab, sejak pacaran, wanita yang dinikahinya tersebut sering memberikan kejutan seperti bunga dan membelikan baju­baju bermerek.

[NEXT-FAJAR]

Bahkan, Karin sering mengajak kencan Donwori di tempat romantis dan mahal, seperti hotel berbintang lima.

Ternyata, gaya romantis Karin terbawa hingga menikah. Karin melakukan hal yang sama di rumah tangganya. Setiap hari Karin membeli lilin, bunga, dan aksesori yang harganya ratusan ribu untuk menimbulkan suasana romantis di rumahnya. Setiap akhir pekan Karin mengajak Donjuan menghabiskan waktu di hotel berbintang atau luar kota.

Masalahnya, selain menggunakan gaji atau uang bulanan, Karin rela meminjam uang kepada saudara­ saudaranya untuk membiayai kero­ mantisannya tersebut. “Saya tekor. Padahal, impian saya secepatnya punya rumah mewah dan banyak mobil. Sekarang bagaimana bisa menabung kalau setiap hari uang dipakai untuk acara romantisan gitu?” ungkap Donwori. (han/c1/jee/jpnn)

Click to comment
To Top