Dewan Minta Disdik Pecat Kepsek Yang Bermain – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Dewan Minta Disdik Pecat Kepsek Yang Bermain

FAJARONLINE,MAKASSAR – Ketua Komisi D, Bidang Kesejahteraan rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Muzakkir Ali Djamil mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Pemerintan Kota Makassar agar mencopot bawahannya yang melakukan mark up nilai hasil ujian siswa.

“Kejadian yang ada pada sekolah dasar (SD) Sudirmam III Makassar, sudah kami terima laporannya, atas itu kami akan layangkan surat pemanggilan kepada Pak Kadis untuk memberikan keterangan. Kita akan minta pemecatan,”Kata Muzakkir Ali Djamil di Kantor DPRD Makassar, Rabu 1 Juli.

Menurut Muzakkir, kejadian tersebut perlu mendapat pengawalan dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, sebab kejadian tersebut mencerminkan kwalitas pendidikan sangat beruk serta cenderung ada suap menyuap dilingkup dinas. Pegawai, staf atau kepala  sekolah, kata muzakkir yang terbukti terlibat harus diberikan sanksi paling tidak sebagai efek jerah.

“Jika nilai siswa tidak mampu menembus sekolah unggulan jangan dipaksakan dengan melakukan mark nilai yang 5 jadi 10. Ini sama saja korupsi, seharusnya jajaran dinas pendidikan tidak sepantasnya melakukan hal demikian karena merupakan sikap dan perilaku buruk bagi generesi mudah. Penanaman jiwa anti korupsi harus dimulai dari bangku SD,” katanya.

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melanjutkan. Dewan khususnya komisi D, terus melakukan penekanan sejak beberapa tahun silam,  tidak boleh ada toleransi bagi siapapun, tidak hanya siswa SD tetapi hal serupa harus di berlakukan pada SMP dan SMA untuk menetralisir perilaku yang buruk.

Sementara itu anggota komisi D, Iqbal Jalil mengatakan, penjualan nilai siswa penting dijadikan pelajaran bagi Disdikbud, pelanggaran pemberian nilai tambahan diluar kemampuan siswa sudah melanggar kode etik, baik itu dilukan staf dinas atau dilakukan oleh kasek SD Sudirman III.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Pemkot harus memecat kepala sekolah yang melakukan hal itu,”ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah kota harus menindaki kejadian ini jika tidak mampu diatasi oleh kepala dinas pendidikan makassar. Menurutnya, Pemkot seharusnya perlu turung tangan untuk mencegak sifat yang tidak tercermin.

” Kita mau bagaimana dinas bisa mencari sekolah mana saja yang melakukan hal itu. Ini tidak bisa ditoleransi. Harus ada ketegasan,”terangnya. (taq)

Click to comment
To Top