Giliran Patung Ayam “Digoyang” – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Giliran Patung Ayam “Digoyang”

FAJARONLINE, MAKASSAR – Satu lagi fasilitas umum Pemkot Makassar terancam berpindah tangan. Taman Patung Ayam Daya, diklaim dua warga, Boddi dan Mansyur. Ikon di wilayah timur kota itu, dianggap bukan milik Pemkot Makassar. Sampai saat ini pemerintah belum punya sertifikat alas hak kepemilikan. Ini diakui Lurah Daya, Andi Mansyur.

Menurut dia, beberapa orang yang mendatanginya dan mengklaim kepemilikan lahan di taman tersebut. Lahan seluas 1.000 meter persegi itu, milik seorang warga sekitar, Boddi. “Katanya dia mengaku sebagai ahli waris. Pak Boddi itu sudah meninggal. Makanya saya heran dari mana dasarnya mereka punya lahan itu,” kata lurah, Rabu 1 Juli.

Tak hanya Boddi, ada lagi warga lain, Mansyur yang turut megklaim lahan itu. Namun tak ada bukti jelas yang dimiliki keduanya. “Ini masalahnya, mereka tidak punya sertifikat lahan. Pemkot juga demikian. Tapi ini terdaftar sebagai fasum dan eks Pasar Daya sebelumnya,” ujarnya.

Kabag Hukum Pemkot Makassar, Manai Sofyan juga sempat mendengar ada oknum yang mengklaim kepemilikan taman tersebut. “Tapi tidak ada buktinya. Mereka juga belum pernah datang ke saya. Kalau pun ada buktinya harus diverifikasi dulu,” demikian Manai. (taq)

loading...
Click to comment
To Top