IAS Bisa Di-DPO-kan KPK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

IAS Bisa Di-DPO-kan KPK

FAJARONLINE, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pelaksanaan kerja sama rehabilitasi dan transfer kelola air PDAM Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dianggap sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berbagai macam alasan dilontarkan mantan Wali Kota Makassar tersebut untuk menghindar pemeriksaan KPK. Mulai dari sedang menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi hingga alasan ingin menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Singapura.

Wakil Ketua KPK sementara, Indriyanto Seno Adji mengatakan, alasan IAS hanya mengada-ada saja. Duga dia, IAS malah sengaja mengulur waktu dengan macam alasan guna menghindari pemeriksaan penyidik KPK. “Sepertinya beliau sekalian mengulur waktu dengan memberi alasan juga akan berobat di Singapura, dan sepertinya sampai menunggu putusan praperadilan dulu,” terangnya, Rabu 1 Juli.

Karena itu, menurut Idriyanto, KPK bisa saja akan memerintahkan penyidik melakukan upaya paksa dalam panggilan berikutnya. Bahkan, jika tetap diabaikan maka Ilham dapat dimasukkan dalam daftar buronan, lanjut Indriyanto. “Upaya paksa dapat saja dilakukan kalau beliau tetap tidak berkehendak hadir atas panggilan ini. Bahkan dapat dianggap masuk DPO (daftar pencarian orang),” tegasnya.

Walau begitu, KPK berharap IAS memiliki itikad baik dan bersikap kooperatif guna memperlancar proses perkaranya. Dalam kasusnya Ilham disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (rmol)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top