Ingat! Jangan Percaya Harga Akik yang Tinggi Sebelum Kenali Ciri-Cirinya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ingat! Jangan Percaya Harga Akik yang Tinggi Sebelum Kenali Ciri-Cirinya

JAKARTA- Tidak jarang kita langsung molotot ketika mendengar harga batu akik yang disebutkan penjual. Puluhan bahkan ratusan juta untuk potongan kecil. Haa?!!

Nggak wajar kan? Namun jika sudah seperti itu, satu-satunya jalan adalah segera pergi karena harganya tetap terdengar ngeri.

Memang untuk sebuah batu akik, tidak ada standar harga yang disepakati, terserah si penjual. Namun yang sudah berpengalaman, batu yang bagus bisa diketahui, dari ciri-ciririnya

Nah, untuk referensi sederhannya, ayo kenali lima ciri batu akik yang berkualitas;

1. Unik

Keunikan batu akik terletak pada motif maupun pola warnanya. Pernah dengar batu akik bermotiv naga?Pemiliknya adalah Muhammad Imam Hanafi, yang juga pimpinan Majelis Ta’lim Fardhu A’in (MATFA) Indonesia. Ia merupakan warga di Dusun III Desa Telaga Said Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Sumut.

Dari pemberitaan yang disampaikan, batu giok bermotif naga miliknya bisa berpindah tangan jika ada pembeli yang ingin menggantinya dengan harga Rp18 miliar. Wow! Harga yang nggak wajar kan? Namun itulah bisnis akik, terserah si pemilik, mau atau tidak bukan urusannya.

2. Jenis Batu

Unik saja belum bisa mewakili harga batu akik. Harus memenuhi unsur jenis. Contoh akik diatas diatas pantas menurut pemilik karena jenisnya adalah giok. Dikalangan pecinta batu akik, jenis giok memang digolongkan sebagai batu kelas atas atau mahal.

Saat ini, ada beberapa jenis akik yang langsung fenomenal, misalkan bacan, panca warna, giok, kalimaya dan beberapa jenis lain. Batu ini selalu diburu pencinta akik karena sudah terbukti kekerasan dan kualitasnya.

3. Kejernihan

Selain dua hal diatas, akik yang berkualitas juga wajib memiliki unsur kejernihan. Meski ada beberapa akik mahal yang tidak dikatakan jernih (tembus saat disinari) namun kalah populer dengan akik yang disebutkan diatas.

Contohonya akik badar (badar perak, besi dan emas), hajar, dan blackopal, akik ini memiliki struktur warna yang padat, sehingga tidak bisa ditembus cahaya. Meski mahal, namun badar masih kalah peminat dibanding panca warna dan bacan. [NEXT-FAJAR]

4. Kekerasan

Rata-rata batu akik yang berkualitas memiliki tingkat kekerasan yang tinggi. Untuk urusan yang satu ini berlian ditempatkan diurutan pertama, dengan tingkat kekerasan mencapai 10 Mohs, tidak heran jika berlian dan sejenisnya (Sapphire, Rubby Merah Delima, Star Rubby) dikatakan sebagai batu mulia. Jenis ini memiliki Hardness 8-10 Mohs.

5. Berat, Ukuran, Teknik Pemotongan

 

Jika keempat unsur diatas terpenuhi, berikutnya adalah berat, ukuran dan teknik pemotongan akik. Keseimbangan berat dan ukuran batu menjadi pertimbangan penting dalam menentukan harga batu tersebut. Termasuk teknik pemotongan yang mempertimbangan pola warna.

Semakin besar ukuran batu maka semakin tinggi pula harga yang dipatok. Karena itu, kebanyakan penjual mendesain batu akiknya dengan ukuran yang cukup besar, termasuk dengan pemilihan pola yang diambil. Berikut juga dengan berat yang mewakili kepadatan batu. Batu yang keras, berstruktur halus dan kuat memiliki tingkat massa yang cukup besar.

Dari ke-5 ciri-ciri akik diatas, belum sepenuhnya mewakili penentuan harga batu akik. Karena, harga akik masih bergantung lagi ke selera masing-masing. Jika calon pembeli menyukai warna tertentu dan jenis batu tertentu, maka dia rela mengeluarkan duit besar demi mendapatkannya. (IO)

loading...
Click to comment
To Top