Komisi VI Tolak Pertukaran Saham Telkom – Mitratel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Komisi VI Tolak Pertukaran Saham Telkom – Mitratel

JAKARTA – Komisi VI DPR RI secara tegas menolak rencana pertukaran saham (share swap) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dengan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Hal ini disepakati dalam rapat komisi dengan Dirut PT Telkom Indonesia serta Deputy Bidang Agro dan Industri Strategis Kementerian BUMN di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/7).

“Komisi VI DPR RI menegaskan kembali menolak rencana share swap terhadap PT Mitratel dengan Telkom,” kata Ketua Komisi VI DPR RI, Hafisz Tohir usai rapat.

Politikus PAN itu menyebutkan rencana share swap tersebut dikemukakan PT Telkom Indonesia melalui Surat Pimpinan No PW/12719/DPR RI/XII/2013 tanggal 16 Desember 2013 dan Surat Pimpinan PW/12297/DPR RI/XII/2014 tanggal 8 Desember 2014 dan sesuai keputusan Rapat Kerja dengan Menteri BUMN tanggak 23 April 2015.

Penolakan share swap itu menurut Hafisz didasarkan pada pernyataan Menteri BUMN Rini Soemarno pada Rapat Kerja tanggal 30 Juni 2015 dengan Komisi VI DPR RI. Para Dewan Komisaris PT Telkom juga telah sepakat menyetujui pembatalan transaksi Mitratel.

Ditegaskan Hafisz, PT Telkom Indonesia melakukan kebohongan. Sebab, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) tanggal 25 Juni 2015, Dirut PT Telkom menyatakan tidak pernah berniat mengubah AD/ART PT Telkom Indonesia.

Sementara saat rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN,  tanggal 30 Juni 2015, Rini Soemarno mengungkapkan adanya upaya Dirut PT Telkom mengajukan usulan perubahan AD/ART PT Telkom.

Komisi VI menilai Dirut PT Telkom juga tidak mematuhi keputusan Menteri BUMN dan Dewan Komisaris serta rekomendasi Komisi VI DPR RI terkait penolakan rencana share swap saham PT Mitratel.

Karena faktanya PT Telkom memperpanjang perjanjian (Conditional Share Exchange Agreement) dengan PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG). (fat/jpnn)

Click to comment
To Top