Calon PDIP Diwajibkan Terapkan Dasa Prasetya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Calon PDIP Diwajibkan Terapkan Dasa Prasetya

SEMARANG – Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Hendar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan. Rekomendasi itu diterimanya di Kota Solo, Jumat (3/7) kemarin.

Dalam acara yang dimulai pukul 08.30 di Hotel Sunan tersebut, Hendi hadir sendiri tanpa didampingi pasangannya Hevearita yang akrab dipanggil Ita.
Penyerahan surat rekomendasi dilakukan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto. Turut hadir di Kota Solo, Ketua DPRD Kota Semarang yang sekaligus Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Supriyadi, S.Sos.
Beberapa waktu lalu, Supriyadi telah ditunjuk untuk menjadi Ketua Tim Sukses Pemenangan Pilkada Kota Semarang oleh Hendrar Prihadi yang juga merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan.
Sampai saat ini pada berbagai polling, elektabilitas Hendi masih unggul jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh lainnya. Hendi sendiri ketika beberapa waktu lalu ditanya tentang target kemenangan dalam Pilkada Desember nanti tidak ingin jemawa. “Kalau ditanya targetnya berapa persen, yang penting menang,” ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya, bahwa DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan enam dari 21 pasang kepala daerah yang akan diusung oleh PDI Perjuangan pada Pilkada Desember 2015 nanti.
Enam pasang itu yaitu Hendrar Prihadi – Hevearita (Semarang); Fx Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo (Solo), Seno Samodro-Said Hidayat (Boyolali); Wardoyo Wijaya-Purwadi (Sukoharjo); Junaidi- Martono (Pemalang); dan Sigit Widyonindito-Windarti Agustina (Magelang). Keenam pasang calon tersebut sampai saat ini dirasa masih menjadi kader terbaik yang dimiliki oleh PDI Perjuangan.
PDIP pun mewajibkan pasangan calon kepala daerah yang mendapat rekomendasi pada pilkada untuk menandatangani pakta integritas sebagai komitmen calon terhadap partai, negara, dan masyarakat jika terpilih nanti.
“Pakta integritas diantaranya mewajibkan calon kepala daerah menerapkan Dasa Prasetya yang isinya antara lain mempertahankan NKRI, dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” kata Ketua Desk Pilkada DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng di Semarang, kemarin.
Menurut dia, pakta integritas diperlukan karena berdasarkan pengalaman periode lalu, ada kepala daerah yang diusung PDIP menerapkan kebijakan yang tidak sesuai dengan sikap partai.
“Sebagai contoh, ada bupati yang memberi izin pendirian pasar modern di setiap kelurahan dan hal tersebut tidak sesuai ideologi partai karena merugikan rakyat kecil,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penandatanganan pakta integritas oleh masing-tersebut tidak hanya terkait kepentingan partai, tapi juga menyangkut kepentingan negara dan masyarakat.
Penandatanganan pakta integritas pasangan calon kepala daerah yang diusung PDIP dilakukan bersamaan dengan penyerahan rekomendasi tertulis dari DPP PDIP di Hotel Sunan, Kota Surakarta.
Penandatanganan pakta integritas dilakukan secara bergelombang sebab sejumlah calon wakil kepala daerah sedang mengikuti sekolah partai di kantor DPP PDIP di Jakarta.
Ke-21 daerah di Jateng yang akan melaksanakan pilkada pada 2015 itu adalah Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal.
Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Blora. Kemudian, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. (art-dbs)

To Top