Politisi Wanita asal Sulsel Duduki Jabatan di DPP Partai Demokrat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Politisi Wanita asal Sulsel Duduki Jabatan di DPP Partai Demokrat

FAJARONLINE, JAKARTA – Politisi wanita asal Sulawesi Selatan dari Partai Demokrat Hj Aliyah Mustika Ilhammendapat amanah untuk menduduki satu jabatan di partai tersebut yakni sebagai ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ia dilantik bersama seluruh pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat , Sabtu (4/7), di JCC Senayan yang dirangkaikan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

Istri mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin yang juga merupakan anggota DPR RI Komisi IX INI ini mengaku bersyukur bisa dipercaya sebagai Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan. “Tentu ini amanah yang harus saya jalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Aliyah usai pelantikan.

Aliyah sama sekali tidak menyangka bakal diberi kepercayaan untuk mengisi jabatan di DPP. Ia pun berjanji, menjalankan amanah itu dengan baik. melalui program-program pemberdayaan perempuan sudah banyak ia lakukan selama ini. Baik ketika menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar hingga jabatan sebagai Ketua Majelis Taklim di Kota Makassar.

Selain Aliyah, beberapa nama tokoh asal Sulsel juga diakomodasi menjadi pengurus DPP. Antara lain Amir Sjamsuddin, Andi Timo Pangerang, Reza Ali, dan beberapa lainnya.

Dalam pelantikan ini, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader di 34 provinsi, menjelang Pilkada, bahwa Partai Demokrat dapat berpolitik yang baik. Wujudnya dengan tidak merusak demokrasi dan menabrak pranata hukum. Partai Demokrat tidak akan merusak parpol lain dengan cara-cara yang buruk.

“Kalau ingin menang pemilu, marilah kita berupaya sekuat tenaga agar bisa memenangkan pemilu. Mari kita tunjukkan kepada rakyat bahwa kita yang terbaik dengan tidak merusak pesaing kita,” pesan SBY.

Ia juga meminta kader untuk menjaga diri dengan tidak melakukan penyimpangan dan pelanggaran hukum. Karena setiap kader yang melanggar hukum akan ditindak dengan cepat,” tegasnya.

loading...
Click to comment
To Top