Tradisi Malam Qunut Gorontalo, Makan Kacang-Pisang di Tengah Ramadan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Tradisi Malam Qunut Gorontalo, Makan Kacang-Pisang di Tengah Ramadan

GORONTALO – Umat Islam di masing-masing daerah yang tersebar diseluruh Indonesia memiliki tradisi tersendiri dalam menyambut bulan suci Ramadan. Khususnya dalam menyambut malam Qunut di pertengahan Ramadan.

Di Gorontalo tepatnya di wilayah Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo memiliki tradisi malam Qunut yang terbilang cukup unik. Tradisi itu dinamai malam qunut karena digelar pada pertengahan Ramadan yang ditandai pelaksanaan doa qunut pada akhir salat Tarawih.

Pada tradisi malam qunut tersebut, masya–rakat Batudaa dan sekitarnya yang meliputi Kecamatan Tabongo dan Bongomeme ramai-ramai makan kacang dan pisang.

Ada beberapa versi mengenai asal mula tradisi malam qunut. Sebagian masyarakat menyebutkan, tradisi itu bermula dari kebiasaan masyarakat Batudaa pada malam pertengahan Ramadan.

Masyarakat di wilayah sekitar Batudaa ikut melaksanakan tradisi serupa sehingga jumlah warga yang ingin melaksanakan mandi itu semakin banyak. Nah, saat menunggu giliran mandi, sebagian warga menyiapkan camilan berupa kacang dan pisang.

Camilan tersebut rupanya dinikmati warga. ”Seiring dengan bergulirnya waktu, ritual itu (mandi, Red) mulai hilang dan yang bertahan sampai sekarang hanyalah tradisi makan kacang dan pisang. Ini disebabkan para sesepuh saat itu telah wafat. Tidak ada penerusnya,” ujar Camat Batudaa Daud Monoarfa.

Hingga kini tradisi makan kacang dan pisang saat pertengahan malam Ramadan masih dilakoni masyarakat Batudaa.(wan/mas/diq/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top