Masih di Singapura, Tim IAS Minta Jadwal Ulang KPK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Masih di Singapura, Tim IAS Minta Jadwal Ulang KPK

FAJARONLINE, JAKARTA – Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) meminta jadwal ulang pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Alasannya dia masih berada di Singapura menjalani lanjutan medical check up. Padahal sedianya IAS menjalani pemeriksaan di KPK, Senin 6 Juli besok. Demikian disampaikan Kuasa Hukum IAS, Samsul Huda dan Robinson di Jakarta, Sabtu 4 Juli kemarin.

Robinson mengakui jika kliennya telah menerima surat pemanggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin 6 Juli besok, pada 30 Juni 2015 lalu di dua rumah IAS di Perumahan Puri Mutiara Kelurahan Maricaya, Kecamatan Makassar. Namun, kliennya belum bisa memenuhi panggilan pemeriksaan KPK karena masih harus menjalani medical check up di national University Hospital di Singapura. “Awalnya, demi memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, klien kami mempercepat jadwal pemeriksaan ke 2 Juli yang sebelumnya 3 Juli,” ujar Robinson.

Namun, setelah berkonsultasi dengan dokter di rumah sakit, IAS diminta kembali menjalani pemeriksaan, Senin 6 Juli pemeriksaan ulang. Selasa 7 Juli untuk jalani pemeriksaan lambung dan jantung.

Karena itu, IAS dipastikan tidak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan Senin besok. Tim Kuasa Hukum juga telah melayangkan surat klarifikasi ke KPK dengan melampirkan bukti pemeriksaan pertama di Singapura pada 2 Juli 2015. Jadwal pemeriksaan yang bakal dijalani 6 dan 7 Juli 2015, termasuk catatan pemeriksaan rutin yang telah dilakukan IAS sejak 2006

Robinson memastikan jika tidak ada niat dari kliennya untuk menghalangi proses penyidikan. Sebaliknya IAS justru siap bekerja sama dengan KPK agar persoalan hukum yang dihadapinya bisa cepat selesai. “Untuk itu, kami berharap penyidik KPK berkenan untuk memanggil klien kami setelah merampungkan medical check up yang diperkirakan selesai pada Kamis 9 Juli,” harap Robinson. (rmol)

loading...
Click to comment
To Top