Bertahaun-Tahun Korban hanya Terima Janji, Anggota DPRD Dipolisikan Karena Jadi Bekingan CPNS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Bertahaun-Tahun Korban hanya Terima Janji, Anggota DPRD Dipolisikan Karena Jadi Bekingan CPNS

MESUJI – Karier Ruliyana anggota DPRD Mesuji dilaporkan ke Polres Mesuji atas tuduhan penipuan hendak meluluskan tes CPNS 2009-2010. Sang korban merasa kesal lantaran sudah menunggu hingga bertahun-tahun namun dirinya tak juga lulus tes CPNS.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Mesuji AKBP Trisna Adhiarsa saat dikonfirmasi Radar Lampung, Minggu (5/7). “Iya memang ada yang melapor merasa telah tertipu dengan iming-iming lulus CPNS dari saudari Ruliyana. Tapi identitasnya saya kurang ingat. Yang pasti memang ada,” ungkap Trisna.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih terus memproses dugaan penipuan tersebut. Tahapan saat ini sedang dalam pemeriksaan korban selaku pelapor. “Informasi yang ada korban tidak hanya satu. Ini yang masih coba kami telusuri,” ujar Trisna.

Tidak kurang sekitar 14 orang diduga telah menjadi korban tipudaya politisi partai Gerindra ini. Antara lain UT dan FL yang merupakan warga desa Mukti Karya, kecamatan Pancajaya. Serta SW dan DG warga desa Harapan Mukti, kecamatan Tanjung raya. Mereka dijanjikan bisa lulus setelah memberikan sejumlah uang kepada Ruliyana.

UT menuturkan, pada 2010 silam, orang tuanya didatangi oleh Ruliyana yang menyatakan akan membantu UT menjadi PNS. Namun, untuk menjadi PNS orang tua UT diminta untuk membayar uang sebesar Rp90 juta untuk mengurus segala sesuatunya.

“Ya namanya juga orang tua yang ingin anaknya hidup lebih baik darinya, jadi permintaan dari bu Ruliyana itu disetujui oleh orang tua saya dengan kesepakatan saya bisa lulus CPNS,” ujar salah satu honor di MTS satu atap (Satap), desa Mukti karya, kecamatan Pancajaya tersebut.

Sekian lama menunggu, tetap saja setiap pengumuman CPNS nama UT tak pernah ada dalam daftar kelulusan. Sampai saat ini, UT pun tetap menjadi honor.

“Pernah saya dipanggil kerumahnya untuk membahas masalah CPNS itu. Saya ditawari untuk menunggu sampai Agustus ini atau mau mengundurkan diri. Saya jawab saya akan tunggu sampai Agustus nanti,” terang UT yang ternyata masih berharap besar terhadap janji anggota DPRD Mesuji tersebut.

Sementara, hingga berita ini diturunkan Ruliyana enggan berkomentar banyak. Pihaknya sebatas menyarankan agar Radar Lampung (Grup JPNN) mengkonfirmasinya kepada kuasa hukumnya. “Kok ada to mas calo CPNS. Sampean konfirmasi saja sama pengacaraku,” tulis Ruliyana melalui pesan pendek.

Sayang, sang lawyer tak juga bisa dihubungi. Pesan singkat yang dikirim ke ponselnya pun tak kunjung dibalas hingga berita ini diturunkan. (sur/adi)

Click to comment
To Top