BPK Temukan Kerugian di PDAM Makassar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

BPK Temukan Kerugian di PDAM Makassar

FAJARONLINE, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan menemukan indikasi kerugian negara dan pidana korupsi dalam kerja sama antara PDAM Makassar dengan PT Traya Tirta Makassar. Hal itu diungkapkan Bagus Kurniawan, anggota tim penghitungan kerugian negara BPK, saat menjadi saksi ahli di praperadilan yang diajukan mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) terhadap KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 6 Juli.

BPK menemukan kerugian yang dialami PDAM Kota Makassar. “Jadi ketika pemeriksaan kami melakukan audit sehingga bisa menyimpulkan anggaran dokumen yang disampaikan bertolak belakang dari masukan badan pengawas. Jadi PDAM merugi,” ujar saksi.

Bagus menerangkan, BPK dua kali menghitung kerugian negara dalam kasus itu. Penghitungan pertama dilakukan sebelum adanya putusan gugatan praperadilan yang memenangkan IAS. “BPK dua kali melakukan penghitungan. Pertama saat ditetapkan sebagai tersangka. Terus setelah putusan praperadilan, KPK kembali mengajukan ke BPK untuk melanjutkan penghitungan. Dalam sprindik yang baru Juni lalu,” katanya.

Namun demikian, Bagus mengatakan, BPK belum menuntaskan penghitungan kerugian negara dalam kasus itu. “Jadi kami masih dalam proses penghitungan. Hasilnya kerugian negaranya masih dalam proses,” tutur Bagus.

Lambatnya penghitungan kerugian negara kata dia, karena penyidik tidak juga melengkapi seluruh dokumen yang diminta. Dia tak dapat menentukan kapan audit kerugian negara dalam kasus itu tuntas. “Kami tunggu penyidik menyerahkan dokumen yang diminta baru bisa final,” demikian Bagus.(jai)

loading...
Click to comment
To Top