Golkar Sulsel Belum Tentukan Balon Usungan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Golkar Sulsel Belum Tentukan Balon Usungan

FAJARONLINE, MAKASSAR – Prediksi Partai Golkar menetapkan calon bupati usungan untuk 11 pilkada di Sulsel terus mengemuka. Beberapa figur yang punya berpeluang diusung partai beringin selama ini dianggap merupakan calon yang cukup tangguh dan punya potensi besar menang.

Direktur Pemenangan Jaringan Suara Indonesia (JS), Irfan Jata mengatakan sudah beberapa figur yang dianggap potensial, di antaranya Syamsuddin A Hamid (Pangkep), Tenri Olle Yasin Limpo/Adnan Purichta (Gowa), Kaswadi Razak (Soppeng), Hamzah Pangki (Bulukumba), Selayar (Aji Sumarno). Daerah lain, seperti Nurhasan (Maros), Andi Anwar Aksa (Barru), Thoriq Husler (Luwu Timur), Arifin Djunaidi (Luwu Utara), Theofilus Allorerung (Tana Toraja) dan Frederik Batti Sorring (Toraja Utara). “Pada intinya, Golkar merupakan partai yang kuat. Memiliki mesin politik yang sistematis. Kader yang banyak. Karena itu, tantangan yang sebenarnya terletak pada kecerdasan dalam mengusung kandidat,” ujar Irfan Jaya di Makassar, Minggu 5 Juli.

Syamsuddin di Pangkep, sebagai incumbent disebutnya punya peluang memenangkan pilkada. Namun wakilnya Rahman Assegaf bukan kandidat yang bisa dipandang sebelah mata. Dia punya semangat perlawanan yang cukup kuat. Lalu di Gowa lanjut dia, figur Tenri Olle merupakan sosok yang cukup mengakar. Namun bukan berarti tidak ada kandidat potensial lainnya. Misalnya Adnan Ichsan Yasin Limpo. Untuk Soppeng, Kaswadi disebutnya sudah pernah bertarung sebelumnya. Andi Dulli – sapaan Kaswadi dianggap sudah punya modal sosial yang cukup. “Namun dia harus mewaspadai Lutfi Halide (LHD) yang punya gerakan yang cukup massif,” katanya.

Kemudian kader Golkar, Hamzah Pangki di Bulukumba dianggapnya bukan sosok populer. Menurut dia, Golkar terlalu berani mengambil resiko jika memberikan tiket pada Hamzah di Butta Panrita Lopi. Sedangkan Aji Sumarno di Selayar selama ini dikenal cukup aktif membangun investasi sosial. “Tentu itu bisa menjadi modal besar di pilkada. Akan tetapi, Syaiful Arief sebagai wabup tentu juga punya modal jaringan yang cukup,” demikian Irfan. (jai)

loading...
Click to comment
To Top