Saksi Ahli KPK: Asas Nebis en Idem Juga Berlaku pada Praperadilan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Saksi Ahli KPK: Asas Nebis en Idem Juga Berlaku pada Praperadilan

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan saksi ahli DR Jamin Ginting yang merupakan Dosen Universitas Pelita Harapan, dalam Sidang praperadilan, Senin (6/7) atas Gugatan Mantan Walikota Makasar Ilham Arief Sirajuddin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam keterangannya, ahli mengakui bahwa asas nebis en idem juga berlaku pada sidang praperadilan. Tidak terbatas pada sidang putusan perkara pidana. Alasannya menurut  Jamin Ginting, praperadilan juga termasuk pengadilan yang memberikan putusan, walaupun putusan praperadilan bukan putusan pidana.

Praperadilan juga bisa menguji sebuah proses penyelidikan dan penyidikan sepanjang sudah disebutkan adanya tersangka. Karena menurut Jamil, dalam penyelidikan dan penyidikan, penegak hukum sudah bisa menetapkan tersangka.

Sidang praperadilan Ilham kembali digelar Senin, 6 Juli. KPK menghadirkan satu saksi ahli dan 3 saksi fakta. Salah satu saksi fakta yang diajukan KPK adalah Bastian Lubis, mantan Badan Pengawas PDAM.

“Proses penyelidikan dan penyidikan yang ada penetapan tersangkanya, dan oleh praperadilan dianggap tidak sah. Maka penetapan tersebut dianggap tidak sah,” kata Jamil menjawab pertanyaan Zainak Abidin dari KPK, di hadapan Hakim tunggal Amat Khusairi.

Sebagaimana dalam sidang praperadilan sebelumnya (3/7), para saksi yang dihadirkan dalam Praperadilan menyebutkan bahwa mereka selama dipanggil sebagai saksi di KPK sudah diberitahu bahwa mereka diperiksa atas tersangka IAS. Keterangan tersangka itu juga disebutkan dalam surat panggilan yang dilayangkan kepada mereka. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top