Angka Pengangguran di Temanggung Masih Tinggi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Angka Pengangguran di Temanggung Masih Tinggi

TEMANGGUNG, RAJA – Angka pengangguran di Kabupaten Temanggung saat ini masih cukup tinggi. Hampir 5 persen atau hampir 20 ribu usia produktif di Kabupaten Temanggung saat ini tidak memiliki pekerjaan.

Kepala Disnakertrans Temanggung, Suminar Budi, di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan workshop multimedia Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maron, menerangkan total penduduk Temanggung saat ini sekitar 800 ribu jiwa, 50 persen atau sekitar 400 ribu adalah usia produktif. Dari jumlah usia produktif tersebut 5 persen diantaranya saat ini belum memiliki pekerjaan tetap.
“Tiap tahun angka mencari kerja di Temanggung selalu bertambah, sementara lapangan pekerjaan masih kurang, jadi tiap tahun angka penggangguran terus bertambah,” terangnya.
Suminar Budi menambahkan, karena itulah perlu diadakan pelatihan keterampilan agar para pencari kerja menjadi SDM yang mampu bersaing di dunia kerja. Salah satunya dengan menambah kemampuan bahasa asing.
“Kita bangun worskshop multimedia yang di dalamnya ada pelatihan bahasa asing, yaitu Inggris, Jepang dan Korea. Tujuannya agar para pencari kerja khususnya yang berada di BLK Maron mampu bersaing dan menjadi SDM yang mumpuni,” katanya.
Untuk membangun fasilitas tersebut, pemkab melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2015, menganggarkan Rp1,8 miliar untuk membangun gedung dua lantai, dengan masa bangun 180 hari.
Sementara itu , Bupati Temanggung, Bambang Sukarno di tempat yang sama mengatakan calon pekerja dari Temanggung harus mempunyai kemampuan lebih diantaranya harus menguasai bahasa asing. Paling tidak bahasa Inggris.
“Di masa-masa mendatang, persaingan di dunia kerja akan lebih ketat, makanya calon tenaga kerja di Temanggung khususnya dan Indonesia pada umumnya, semuanya harus dibekali dengan ketrampilan berbahasa asing sehingga calon tenaga kerja mampu bersaing dengan MEA (Masyarakat Ekonomi Asian),” katanya. (din)

loading...
Click to comment
To Top