Belum Belanjakan APBD, Pemda Incar Bunga Uang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Belum Belanjakan APBD, Pemda Incar Bunga Uang

JAKARTA – Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya penyerapan APBD terhadap pemerintah Daerah disebabkan karena Pemda tersebut belum membelanjakan APBD nya. Hal itu dilakukan hanya untuk mendapatkan bunga uang dari anggaran yang ditempatkan di bank.

“Bukan tidak boleh (menempatkan uang di bank,red). Tapi jangan berkelanjutan, belanjakan dong. Jangan parkir dulu di bank. Kami tak bantah, ada dana murah ditempatkan di giro. Sementara dana mahal deposito. Dua bulan ditempatkan boleh, jangan lebih,” ujar Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Dirjen Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnizar Moenek.

Nah, berdasarkan hasil persentase terkait dengan penyerapan APBD, Provinsi Riau menjadi daerah yang paling rendah tingkat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015. Sementara Gorontalo menjadi provinsi yang tingkat penyerapan APBD-nya tertinggi.

Dikatakan, Provinsi Riau terendah karena hanya mampu menyerap APBD 11,2 persen. Sementara Gorontalo mampu menyerap hingga 35 persen.

“Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan hingga 30 Juni lalu, Riau hanya mampu menyerap APBD 11,2 persen. Apa yang terjadi, tiga gubernurnya bermasalah hukum,” ujar birokrat yang akrab disapa Donny ini pada Bincang Bersama Media yang digelar Kemendagri, Senin (6/7) petang.

Selain kedua daerah tersebut, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menurut Donny, berada di urutan dua tertinggi dengan mampu menyerap APBD sebanyak 33 persen. Kemudian Papua Barat 28 persen dan Maluku 24 persen.

Kemudian Jawa Tengah 22,8 persen, DKI Jakarta 19,4 persen, Kalimantan Utara 15 persen dan Banten 12 persen. “Secara umum realisasi penyerapan APBD 2015 untuk tingkat Provinsi, rata-rata baru mencapai Rp 25,9 persen. Sementara untuk tingkat kabupaten/kota mencapai 24,6 persen. Karena itu Kemendagri mendorong daerah segera efektifkan belanja daerah,” ujarnya. (gir/jpnn)

Click to comment
To Top