PDIP Tak Gentar Hadapi Koalisi Besar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

PDIP Tak Gentar Hadapi Koalisi Besar

SEMARANG – PDI Perjuangan Kota Semarang mengaku tak gentar dengan akan dibentuknya koalisi besar yang digalang delapan partai politik, untuk menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Desember mendatang. Kedelapan parpol yang berencana “mengeroyok” PDIP itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar, Demokrat, Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Nasdem, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Kota Semarang HA Supriyadi, pihaknya sudah memperhitungkan sejak awal apabila koalisi besar itu terjadi. Apalagi rekomendasi calon yang akan diusung pada Pilwakot sudah turun jauh-jauh hari dibanding parpol lain.
“Artinya, kami sudah lebih siap dari mereka. Sebab sampai saat ini mereka (parpol lain) belum ada kepastian calon yang akan diusung,” ungkapnya yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang ini, kemarin.
Supriyadi yang juga Ketua DPRD Kota Semarang ini mengatakan, PDI Perjuangan sudah bergerak untuk melakukan konsolidasi sampai tingkat bawah dan melakukan sosialisasi bakal calon yang akan diusung terhadap masyarakat.
Sesuai rekomendasi DPP PDI Perjuangan, lanjut dia, Hendrar Prihadi (incumbent) akan diusung partainya berpasangan dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota.
Terpisah, sebagai bakal calon Hendrar Prihadi menyatakan, bahwa partai dan dirinya tidak merasa tertandingi dengan terbentuknya koalisi besar nanti. Sebab, pihaknya tidak ingin menandingi siapapun.
“Saya tidak merasa tertandingi, saya tidak pernah ingin menandingi siapapun dan apa yang mereka lakukan itu hak masing-masing,” katanya yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang.
Menurut Hendi, panggilan akrab Hendrar Prihadi, yang paling penting sekarang semua kemudian sepakat dan setuju bahwa Pilwalkot 2015 tetap harus berjalan dan situasi tetapi harus kondusif.
Sementara, terkait PKB yang semula hendak berkoalisi dengan PDI Perjuangan membentuk koalisi sendiri, menurutnya, itu merupakan urusan internal PKB.
“Saya bisa mengatur wilayah partai saya, tapi saya tidak bisa mengatur wilayah partai lain. PKB dan Nasdem sudah ketemu saya dan siap berkoalisi, namun kalau kemudian mereka ke yang lain, ya itu urusan mereka,” tegasnya yang juga Walikota Semarang ini.
Dia menambahkan, yang jelas PDI Perjuangan selalu memiliki komitmen bahwa partai ini akan bicara A adalah A dan B adalah B, bukan politisi konvesnional. Partai tetap membuka koalisi dengan partai yang lain, namun ditegaskan sepanjang cocok dengan PDI Perjuangan.
“Sepanjang ramuan kokinya sama-sama ngomong enak, ya ayo. Tapi jangan sampai dipaksakan, kalau dipaksakan nanti di jalan nggak enak,” imbuhnya. (art)

loading...
Click to comment
To Top