Legalkan Politik Dinasti, Ini Kata Ahok – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Legalkan Politik Dinasti, Ini Kata Ahok

JAKARTA – Telah resmi Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus pasal pembatasan larangan keluarga petahana dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, Rabu (8/7). Artinya, MK melegalkan politik dinasti.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun angkat bicara mengenai putusan tersebut. Pria yang akrab disapa Ahok itu punya pandangan lain terhadap politik dinasti ini. “Kamu mau dinasti asal mau mati buat rakyat ya boleh saja,” kata Ahok di balai kota, Kamis (9/7).

Menurutnya, asalkan para calon ini memang mau bekerja dengan baik dan tidak melakukan korupsi berjamaah dengan kerabatnya. Dia mencontohkan politik dinasti yang dilakukan mantan Presiden Amerika Serikat John F Kennedy. Ahok menyebutkan, keluarga Kennedy sengaja dipilih rakyat karena memiliki integritas yang tinggi.

“Kalau mau bekerja buat rakyat kenapa nggak boleh?,” cetusnya.

Pejabat asal Belitung itu menegaskan saat ini kunci penekanan praktek korupsi yang sudah masif di Indonesia adalah dengan mengadopsi UU Nomor 7 Tahun 2006 tentang hasil ratifikasi konvensi PBB melawan korupsi. Sebab hingga sampai sekarang belum ada kesepakatan bulat soal pemberantasan korupsi.

“Bicara demokrasi kita sepakat satu suara, tapi soal korupsi kita belum pada sepakat kalaupun iya cuma tanda tangan doang,” cetusnya.

Ahok menekankan kalau peraturan yang dibuat harus berimbang dengan pemberantasan korupsi. Baik sanksi maupun pencegahannya. ”Harusnya gaji naikin saja sesuai profesional. Daripada gaji kecil tapi ngambil-ngambil korupsi. Bayangin saja masa gaji presiden lebih kecil daripada gaji Gubernur BI, ” imbuhnya. (Dedi Yondra/dio/JP)

loading...
Click to comment
To Top