Sejumlah Desa di Temanggung Mulai Kekeringan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Sejumlah Desa di Temanggung Mulai Kekeringan

TEMANGGUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mulai Senin pekan depan akan memulai pelaksanaan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang saat ini telah mengalami kekeringan. Pada bulan ini tercatat sudah ada lima desa di empat kecamatan yang mengajukan bantuan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Agus Sudaryono, di Temanggung , Kamis (9/7) mengatakan bencana kekeringan yang berdampak pada krisis air bersih pada tahun 2015 ini memang terjadi lebih awal dibandingkan pada tahun 2014 ang lalu. Tercatat, sudah ada lima desa yang mengajukan bantuan air bersih yaitu Desa Jamusan Kecamatan Jumo, Desa Tanjungsari dan Tlilir Kecamatan Tlogomulyo, Desa Wadas Kecamatan Kandangan, dan Desa Tepusen Kecamatan Kaloran.
“Senin pekan depan kita mulai droping, ada 4 desa di empat kecamatan yang sudah minta bantuan. Karena permintaan masih sedikit kita masih menggunakan armada dari BPBD, khusus untuk Desa Tlilir dan Tanjungsari akan didroping setelah lebaran,” katanya.
Ia menambahakan pada tahun 2015 ini musim kering atau kemarau diperkirakan jauh lebih lama dibanding tahun 2014. Akibatnya diperkirakan jumlah desa maupun kecamatan yang mengalami kekeringan akan bertambah hingga 30 persen.
“Jika tahun lalu hanya ada 7 kecamatan yang mengalami kekeringan, kemungkinan tahun ini meningkat menjadi 10 kecamatan yaitu Kaloran, Kandangan, Kranggan, Candiroto, Bulu, Pringsurat, Jumo, Kedu, Selopampang, dan Tlogomulyo dengan penyebaran 21 desa, dan jumlah penduduk sekiitar 22 ribu jiwa , “ terangnya.
Guna mengantisipasi hal tersebut pihaknya menyiapkan 400 tangki air bersih dengan anggaran Rp60 juta. “Selain itu kami juga mengajukan bantuan sebanyak 150 tangki air bersih ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” ungkapnya. (din)

Click to comment
To Top