Bakal Calon Walikota Semarang dari PDIP Minta Restu NU dan Muhammadiyah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Bakal Calon Walikota Semarang dari PDIP Minta Restu NU dan Muhammadiyah

SEMARANG – Bakal calon walikota dan wakil walikota Semarang yang diusung PDIP, Hendrar Prihadi dan Hevearita (Hendi-Ita) menemui pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jateng dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Kamis (9/7).

Pasangan Hendi-Ita berharap mendapat masukan dari ormas besar ini terkait perkembangan Kota Semarang ke depan. Di kantor PW Muhammadiyah Jateng, mereka ditemui Ketua PW Muhammadiyah Jateng KH Musman Tholib, Sekretaris Tafsir, dan sejumlah Wakil Ketua.
“Selain program penanganan rob, saya harap Pemkot memprioritaskan pemeliharaan gedung tua cagar budaya di kawasan Kota Lama. Sebab yang sering terjadi, ketika wajah kota dimodernisasi, semua bangunan direnovasi dengan arsitektur baru tanpa mempertahankan bangunan kuno,” terang Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jateng, Fattah Santoso.
Dijelaskan, di beberapa kota di luar negeri, bangunan modern berdiri tanpa menggusur bangunan tua. Bangunan cagar budaya bahkan menjadi objek wisata andalan.
Selain memberikan masukan di bidang pariwisata, dirinya juga berharap agar penanganan pedagang korban kebakaran Pasar Johar dapat dioptimalkan. Pasalnya, kebakaran terjadi menjelang Ramadan dan Lebaran sehingga musibah ini tentu sangat memberatkan pedagang.
Menanggapi hal tersebut, Hendi mengatakan ada sekitar 230 bangunan cagar budaya di Kota Semarang yang sebagian besar berlokasi di Kota Lama. Pihaknya sudah mendorong pihak swasta untuk merevitalisasi bangunan cagar budaya dengan memberi diskon IMB dan PBB.
Hasilnya, kini ada sekitar lima bangunan di Kota Lama yang telah digunakan untuk aktivitas bisnis sekaligus dirawat. “Hanya saja tidak semua mau merenovasi tanpa mempertahankan bentuk asli. Karenanya Pemkot ingin memberi contoh cara merenovasi yang benar dengan cara membeli bangunan kuno dan merenovasinya,” ungkapnya.
Terkait Pasar Johar yang terbakar, Hendi memastikan akan membangun kembali menggunakan dana pemerintah. Hal tersebut sekaligus untuk menepis tudingan, pasar sengaja dibakar karena Pemkot sudah deal dengan investor yang mau membangun.
“Semua akan dibangun memakai dana APBD. Jika dana Pemkot tidak cukup, kami akan minta ke Pemprov dan pusat,” paparnya.
Di kantor PCNU Kota Semarang, pasangan Hebat (Hendi-Ita) ditemui Ketua PCNU Kiai Anasom, sejumlah pengurus, dan ibu-ibu dari Fatayat dan Muslimat NU. Ita mengatakan kedatangan mereka untuk kulonuwun sekaligus silaturahmi dengan keluarga besar Muhammadiyah dan NU sebagai ormas Islam terbesar.
“Secara pribadi kami berkomitmen untuk merangkul semua tokoh dari berbagai kalangan. Mohon doa dan dukungannya agar pencalonan kami lancar hingga 9 Desember nanti,” katanya. (art)

loading...
Click to comment
To Top