Hasto tak Pernah Suruh Maruly Laporkan Tempo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Hasto tak Pernah Suruh Maruly Laporkan Tempo

FAJARONLINE, JAKARTA – Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) bereaksi terkait dengan laporan polisi oleh pelapor yang bernama Maruly Hendra Utama  ke Mabes Polri yang melaporkan Pencemaran Nama Baik dan Pemberitaan Bohong tentang Sekjen PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan AM Hendropriyono dalam laporan utama Majalah Tempo 13-19 Juli 2015 bertajuk Kriminalisasi KPK.

“Terkait hal itu,  perlu kami klarifikasi sebagai bahwa Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan PDI Perjuangan tidak pernah menyuruh atau memerintahkan  atau merekomendasikan kepada  Maruly Hendra Utama RI untuk melaporkan majalah Tempo ke polisi,” kata Masinton Pasaribu selaku Ketua Umum Repdem dn Sayap PDI Perjuangan

Kata dia, laporan tersebut atas nama pribadi dan inisiatif  Maruly Hendra Utama RI, bukan atas nama dan tanpa sepengetahuan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sudah mendesak agar segera Maruly Hendra Utama RI  mencabut laporan ke Polisi.

“Maruly Hendra Utama RI saat ini adalah bakal calon walikota Bandar Lampung dari PDI Perjuangan. Bila perintah pencabutan laporan ini diabaikan, PDI-Perjuangan akan memberi sanksi berupa pencabutan rekomendasi atas pencalonan Maruly Hendra Utama RI sebagai walikota Bandar Lampung,” jelasnya.

Ia menambahkan Sekjen PDI-Perjuangan menghormati dan menjunjung tinggi kebebasan pers sebagaimana diatur dalam UU Pers. Karena itu, kalaupun pemberitaan majalah Tempo hendak dipersoalkan, Sekjen PDI-Perjuangan tidak berniat melaporkan majalah Tempo ke polisi.

“Repdem menyerukan agar seluruh pihak mengikuti prosedur yang berlaku sesuai UU Pers, dan jika berkeberatan atas sebuah pemberitaan hendaknya melaporkan kepada Dewan Pers,” tutupnya.

Click to comment
To Top