Golkar Survei Ulang Cabup – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Golkar Survei Ulang Cabup

FAJARONLINE, MAKASSAR — Calon bupati (cabup) yang telah terpental pada penjaringan di Golkar Sulsel masih berpeluang diusung di pilkada. Pasalnya cabup yang mendaftar di DPP Golkar kubu Agung Laksono maupun di Golkar Sulsel, masih akan disurvei ulang. Langkah ini sebagai titik temu perbedaan cabup yang diusung DPP Golkar kubu Agung maupun Aburizal Bakrie, pascaislah jilid II yang dimediasi Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Sabtu, 11 Juli.

Sebelumnya, Agung telah menandatangani rekomendasi tujuh cabup yang akan diusung di tujuh daerah di Sulsel. Tim penjaringan cabup DPD II Golkar Sulsel juga telah merekomendasikan 33 nama untuk 11 daerah ke DPP Partai Golkar. Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Arfandi Idris mengatakan, survei ulang itu diserahkan ke DPP. Tidak ada lagi fit and proper test. “Hasil penjaringan yang kemarin tetap kita komunikasikan dengan DPP Ical dan Agung Laksono,” tutur Arfandi kemarin.

Tujuh cabup rekomendasi Agung, kata dia, belum final. Masih akan dibicarakan dengan kedua kubu DPP untuk pengusungan mendatang. “Kalaupun tetap beda, akan disurvei ulang, tetapi itu ranah DPP. Kita di daerah sudah selesai,” tegasnya. Ketua DPD I Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengaku yakin dengan calon dari DPD I Golkar Sulsel yang akan diusung. “Saya tidak ada urusan dengan pertikaian dua kubu di DPP,” kata Syahrul di Pelabuhan Peti Kemas Sabtu 11 Juli.

Koordinator Desk Pilkada Sulsel, Sabil Rachman mengatakan, opsi lain penentuan cabup, kuatnya dukungan partai koalisi. Jika pada daerah tersebut Golkar tidak cukup mengusung calon sendiri, maka calon yang telah siap dukungan koalisinya yang diusung tanpa melihat dari kubu Agung atau Ical. “Cuma kan sekarang calon yang sudah direkomendasikan juga sudah siapkan koalisi. Jadi, tidak perlu diganti,” ujarnya. Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie mengatakan, semua cabup harus diputuskan tim penjaringan bersama. Calon Golkar hanya merujuk pada keputusan tim bersama.

* Respons JK
Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla mengatakan, dengan islah jilid II, bisa dikatakan Golkar semakin besar peluangnya ikut pilkada. Kesepakatan ini hanya menguatkan hasil pertemuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Komisi II DPR RI. Terkait putusan banding dan rencana Ical menempuh kasasi, JK berharap tidak perlu ada lagi kasasi untuk menjaga wibawa Golkar. Kader juga lebih tenang menyambut pilkada serentak tahun ini. Namun, JK mengaku belum membicarakan dengan kedua kubu terkait upaya itu agar tidak perlu ada kasasi. Hal terpenting, penyatuan visi dahulu untuk ikut pilkada. “Mudah-mudahan tidak yah (ajukan kasasi),” ujarnya. (arm-nas-wan/ian-har)

loading...
Click to comment
To Top