Maddusila: Bapaknya Saya Hadapi, Apalagi Anaknya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Maddusila: Bapaknya Saya Hadapi, Apalagi Anaknya

FAJARONLINE, MAKASSAR – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan keluarga petahana bisa ikut kembali berkompetisi pada pemilihan kepala daerah dianggap para kandidat lain bukan hal yang perlu diwaspadai atau ditakuti. Apalagi, sejumlah kandidat menyebut dalam sejarah pilkada sulsel tidak pernah ada satupun keluarga petahana yang berhasil meneruskan kepemimpinan keluarganya.

Bakal calon Bupati Maddusila salah satunya. Ketua DPC Demokrat Gowa ini mengungkapkan banyak memiliki pengalaman berpilkada yang berhadapan para petahana. Seperti diketahui, keikutsertaan kembali putra raja gowa ini pada pilkada Gowa 2015 yang ketiga kalinya, dimana sebelumnya pada 2005 dan 2010, ia telah rasakan berhadapan keluarga petahana.

” Tidak ada yang perlu diwaspadai terhadap keluarga petahana. Intinya tidak ada spesial yang mesti dipersiapkan,” kata Maddusila, kepada FAJAR.

Kepada FAJAR, dirinya beberapa kali mengungkapkan bahwa, berhadapan dengan keluarga petahana bukanlah hal yang sulit. Maddusila menceritakan, jika merujuk pada Pilkada 2010 lalu dia mampu mendapatkan dukungan hinga mencapai 42% suara.

Padahal saat itu akuinya dalam pemilihan tersebut merupakan pemilihan yang berat lantaran berhadapan dengan adik gubernur sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL). Apalagi, kata Maddusila dalam pilkada tersebut IYL bertarung sebagai incumbent. “Itu rifal yang biasa-biasa saja. Pendahulunya saja saya lawan apalagi anaknya. Bukan hanya Itu karena anggaran masih minim dan tim yang bekerja apa adanya. Pilkada nanti akan lebih terbuka, tidak ada lagi incumbent.”tegasnya.

Hal senada diungkapkan, Ketua DPC Gerindra Selayar Basli Ali. Legislator DPRD Selayar ini mengungkapkan keputusan MK itu tidaklah terlalu berpengaruh pada pilkada kepulauan selayar. ” Kita lihat saja nanti bagaimana kedepannya. Secara pribadi itu hal yang biasa saja karena kalau kita belajar dari sejarah pilkada, belum ada juga keluarga petahana yang berhasil,” jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan, salah satu hal yang mendasar dilakukan adalah memperbaiki simpul jaringan semua tingkatan. ” Tinggal bagaimana menjaga basis yang ada agar tidak tersentuh,” ungkapnya. (taq)

loading...
Click to comment
To Top