Pemudik Mulai Masuk Salatiga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pemudik Mulai Masuk Salatiga

SALATIGA – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kota Salatiga menurunkan petugas kebersihan untuk membersihkan meridian jalan lingkar selatan (JLS) agar nyaman dan bersih bagi pemudik lebaran ini. Jumlah petugas yang diturunkan sebanyak 200 orang petugas kebersihan dengan terjadwal. Demikian diungkapkan Kabid Keberishan Dinas Ciptakaru Kota Salatiga, Drs BPH Pramusinta MSi kepada Rakyat Jateng, Minggu (12/7).

“Sebanyak 200 petugas kebersihan itu siap membersihkan sepanjang 11,3 Km JLS Salatiga yang membentang dari Blotongan hingga Cebongan. Pembersihan khususnya di meridian jalan dan taman sepanjang JLS, karena pada arus mudik lebaran, JLS menjadi jalan utama para pemudik yang melintas di Salatiga,” terang BPH Pramusinta.
Tiap harinya akan ditugaskan 9 orang dan terbagi dalam dua kelompok, kelompok pertama dari arah Solo dan kelompok kedua dari arah Semarang. Sedangkan, kelompok lain bertugas membersihkan tempat keramaian di beberapa sudut kota. Selain itu disiapkan pula sebanyak 13 koordinator.
Pantauan Rakyat Jateng di wilayah Salatiga, para pemudik dari Jakarta, Bandung, Lampung ataupun daerah luar Jawa mulai memasuki Salatiga. Hal ini nampak dari plat nomor kendaraan yang melaju ataupun istirahat pada sejumlah tempat istirahat di Salatiga. Sejumlah kendaraan pemudik baik sepeda motor maupun mobil berplat nopol Jakarta (B), Bandung (D), Bogor (F), Banten (A), Lampung (BE), Palembang (BG) maupun plat nomor polisi dari luar Jawa yang lain.
“Dari Pekalongan baru sekarang ini kami istirahat lagi di Salatiga ini. Kami sekeluarga dari Banten dan akan mudik ke Weru, Kabupaten Sukoharjo. Kami dari Banten bareng warga asal Sukoharjo dan menggunakan lima mobil, Toyota Avansa 3 mobil dan 2 mobil Toyota Kijang Super. Tiap tahun kami ini selalu bersama mudik ke tempat asal di Weru,” jelas Hadi Pranoto (49) dan Muh Tamsir (45) keduanya asal Weru, Sukoharjo, disela-sela istirahat di daerah JLS Kecandran, Minggu (12/7). (hes)

loading...
Click to comment
Ragam

Pemudik Mulai Masuk Salatiga

SALATIGA – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kota Salatiga menurunkan petugas kebersihan untuk membersihkan meridian jalan lingkar selatan (JLS) agar nyaman dan bersih bagi pemudik lebaran ini. Jumlah petugas yang diturunkan sebanyak 200 orang petugas kebersihan dengan terjadwal. Demikian diungkapkan Kabid Keberishan Dinas Ciptakaru Kota Salatiga, Drs BPH Pramusinta MSi kepada Rakyat Jateng, Minggu (12/7).

“Sebanyak 200 petugas kebersihan itu siap membersihkan sepanjang 11,3 Km JLS Salatiga yang membentang dari Blotongan hingga Cebongan. Pembersihan khususnya di meridian jalan dan taman sepanjang JLS, karena pada arus mudik lebaran, JLS menjadi jalan utama para pemudik yang melintas di Salatiga,” terang BPH Pramusinta.
Tiap harinya akan ditugaskan 9 orang dan terbagi dalam dua kelompok, kelompok pertama dari arah Solo dan kelompok kedua dari arah Semarang. Sedangkan, kelompok lain bertugas membersihkan tempat keramaian di beberapa sudut kota. Selain itu disiapkan pula sebanyak 13 koordinator.
Pantauan Rakyat Jateng di wilayah Salatiga, para pemudik dari Jakarta, Bandung, Lampung ataupun daerah luar Jawa mulai memasuki Salatiga. Hal ini nampak dari plat nomor kendaraan yang melaju ataupun istirahat pada sejumlah tempat istirahat di Salatiga. Sejumlah kendaraan pemudik baik sepeda motor maupun mobil berplat nopol Jakarta (B), Bandung (D), Bogor (F), Banten (A), Lampung (BE), Palembang (BG) maupun plat nomor polisi dari luar Jawa yang lain.
“Dari Pekalongan baru sekarang ini kami istirahat lagi di Salatiga ini. Kami sekeluarga dari Banten dan akan mudik ke Weru, Kabupaten Sukoharjo. Kami dari Banten bareng warga asal Sukoharjo dan menggunakan lima mobil, Toyota Avansa 3 mobil dan 2 mobil Toyota Kijang Super. Tiap tahun kami ini selalu bersama mudik ke tempat asal di Weru,” jelas Hadi Pranoto (49) dan Muh Tamsir (45) keduanya asal Weru, Sukoharjo, disela-sela istirahat di daerah JLS Kecandran, Minggu (12/7). (hes)

loading...
Click to comment
To Top