Ustadz Bachtiar Nasir: Hanya Al-Quran yang Bisa Satukan Indonesia-Malaysia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Ustadz Bachtiar Nasir: Hanya Al-Quran yang Bisa Satukan Indonesia-Malaysia

SHAH ALAM–Ratusan peserta #MalaysiaNgaji memadati acara Tadabbur Al Quran dan Satu Jam Mengaji bersama Pimpinan Arrahman Quranic Learning (AQL) Islamic Center Ustadz Bachtiar Nasir di Syah Alam, Malaysia, Jumat (9/7).

“Tujuan Tadabbur Al Quran ini adalah untuk meresapi bahwa Al Quran adalah benar-benar berasal dari Allah Azza wa Jalla. Saya bisa setiap bulan ke sini (Malaysia) khusus untuk bersama-sama mengaji dan Tadabbur Al Quran sekaitan dengan  program #MalaysiaNgaji,” kata Ustadz Bachtiar pada sesi awal Tadabbur Al Quran di studio PPAS, Syah Alam, Malaysia.

Pada sesi kedua, Ustadz Bachtiar kembali menggelorakan Al Quran di hadapan ratusan kalangan muda Malaysia bersama Nouman Ali Khan. Hadir juga Pengasas Kumpulan Media Karangkraf, Datuk Dr Hussamuddin Yaacub, Pengarah PPAS Puan Masturah, dan Pengasuh Rumah Ngaji #MalaysiaNgaji Puan Marhaeni.

Ustadz Bachtiar yang tampil sebagai pembicara pertama mengatakan, sudah saatnya negara-negara di Asia dipersatukan dengan Al Quran. Bisa saja nanti menyusul Brunei Darussalam, dan lainnya.

“Bangsa Indonesia memang rentan dengan perseteruan dengan bangsa serumpunnya Malaysia walau hanya gara-gara tempe saja,” katanya disambut tawa ratusan peserta.

Namun, dia menegaskan, kedua negara ini sangat mungkin bersatu jika umat Islam di kedua negara sahabat ini kembali kepada Al Quran. Menurut dia, tidak ada yang bisa memisahkan antara Indonesia dan Malaysia dengan Al Quran. Karena itu, Tadabbur Al Quran di harus terus dilancarkan agar Indonesia dan Malaysia menjadi negara peradaban baru setelah keruntuhan pusat-pusat peradaban Islam di dunia.

Sementara itu, Penggagas Kumpulan Media Karangkraf Datuk Dr Hussamuddin Yaacub berharap program tersebut menarik rasa cinta umat Islam terhadap Al Quran. “Ini merupakan permulaan kepada program kita #MalaysiaNgaji. Kita bekerja sama dengan PPAS. Kita berharap program ini dapat menarik minat orang lain supaya semakin hampir dengan Al Quran, memahami dan mau belajar Al Quran,” katanya.

Datuk Hussamuddin yakin program #MalaysiaNgaji berjalan lancar dengan tujuan untuk menonjolkan rasa cinta umat Islam kepada Al Quran.

“Besok kita akan ada program #MalaysiaNgaji di mana kita mengaji secara serentak selama sejam di seluruh negara di mana-mana sahaja berada, di sekolah, pejabat, rumah, surau. Jam 12 tengah hari hingga jam 1 malam. Supaya kita tonjolkan rasa cinta kepada Al Quran,” katanya. (fmc).

loading...
Click to comment
To Top