Aset DKI jadi Supermarket, Ahok Salahkan Pengadilan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Aset DKI jadi Supermarket, Ahok Salahkan Pengadilan

JAKARTA-Beberapa aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah beralih fungsi ke pihak ketiga alias swasta.

Salah satunya lahan di Jalan Kayu Putih Raya, Pulo Mas, Jakarta Timur yang sedianya dibangun gedung pusat Kebudayaan Korea, kini sudah menjadi supermarket buah-buahan. Lahan itu dikelola PT Jakarta Propertindo dengan menggandeng PT Korea World Center.

Ketika hal ini ditanyakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
nampaknya tak punya jawaban.

“Nggak heran lagi mah di Jakarta,” kilahnya di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (14/7).

Ia malah menuding itu kesalahan pengadilan yang cenderung memenangkan pihak ketiga.

“Sekarang, DKI bisa menang atau enggak ada di pengadilan,” katanya.

Tak hanya pengadilan, Ahok juga curiga ada oknum di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Biro Hukum DKI bermain di aset milik negara.

“Kamu bayangin di DKI, kalau kamu enggak punya surat sah cuma gugat DKI di pengadilan dan parahnya DKI tidak bisa menunjukkan surat yang asli. Hakim pasti memutuskan kamu yang menang. Berarti ini kan ada sebuah persekongkolan mafia peradilan,” katanya.

Menurut dia, semua persoalan ini bermula dari pemerintahan era Sutiyoso.

“Kami tahu nih kami cari aset yang bermasalah, tapi masalahnya bisa menang enggak di pengadilan? Kayak di Kuningan nih Epicentrum, banyak (lahan) yang dijual-jualin sama Bakrie Grup, enggak jelas banget,” tukasnya.[wid/rmol]

Click to comment
To Top