Kejati Usut Dugaan Oknum Jaksa Terima Suap Rp750 Juta – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Kejati Usut Dugaan Oknum Jaksa Terima Suap Rp750 Juta

FAJARONLINE, JENEPONTO – Perngusutaan dugaan penyelewengan dana aspirasi DPRD Jeneponto yang telah mnenetapkan beberapa tersangka berimbas. Berdasarkan surat perintah Kajati Sulsel No. 348/R.4/Hi.1/06/2015 tanggal 23 Juni 2015, kepala seksi (Kasi) Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sulsel, Abd Rahman Morra menjalani pemeriksaan internal. Kasusnya oknum jaksa itu dilaporkan telah menerima uang dari anggota DPRD Jeneponto melalui saudaranya sebesar Rp750 juta. Harapannya kasus yang menjerat anggota DPRD Jeneponto tidak dilanjutkan.

Hal itu terungkap dari surat pemeriksaan anggota DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru dari Kejaksaan Tinggi Sulsel bernomor B-187/R.4.7/HKT.3/07/2015 tertanggal 13 Juli 2015. Dalam surat itu disebutkan legislator PKB diperiksa Senin 27 Juli mendatang.

Mappatunru yang juga Ketua Baleg DPRD Jeneponto diminta datang memberi keterangan sebagai saksi dalam pemeriksaan internal Kejati atas dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan terlapor, sehubungan laporan pengaduaan dari Saparuddin, warga Jeneponto atas nama Burhanuddin (anggota DPRD Jeneponto), Samsuddin Karlos (anggota DPRD Sulsel) dan Andi Tahal Fasni (anggota DPRD Jeneponto) telah menyetor uang sebesar Rp750 juta dengan diterima kakak kandungnya, SK atas permintaan oknum jaksa dimaksud sebagaimana dikutip dari rakyat sulsel online (grup FAJAR). Rabu 15 Juli.

Dalam surat pemanggilan pemeriksaan terhadap Mapptunru terkait penyuapan ke oknum jaksa kejati, ditandatangani Asisten Pengawasan Dr Heri Jerman. Penyelidikan kasus suap oknum jaksa, Rahman Morra berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel nomor 348/R.4/Hi.1/06/2015 tanggal 23 Juni 2015. (jai)

loading...
Click to comment
To Top