Mappatunru-Karlos Akui Dapat Surat Kejati – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Mappatunru-Karlos Akui Dapat Surat Kejati

FAJARONLINE, JENEPONTO – Anggota DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru mengakui mendapat surat pemanggilan Kejaksaan Tinggi Sulselbar atas dugaan suap Rp750 juta ke Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulsel, Abd Rahman Morra. Disinyalir duit itu bertujuan membebaskan anggota DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru dari jeratan tersangka sekaligus penghentian kasus dana aspirasi DPRD Jeneponto.

Mappatunru mengaku mendapat surat pemeriksaan bernomor B-187/R.4.7/HKT.3/07/2015 tertanggal 13 Juli 2015. Rencananya pemeriksaan berlangsung Senin 27 Juli mendatang. “Saya akan diperiksa Kejati setelah lebaran, terkait kasus suap oknum jaksa. Saya akan membeberkan semua yang saya ketahui,” ujar Mappatunru.

Selain Mappatunru yang juga Ketua Baleg DPRD Jeneponto, surat itu juga tercatat nama dua legislator Jeneponto lainnya, Burhanuddin dan Andi Tahal Fasni dan satu legislator DPRD Sulsel, Syamsuddin Karlos. Mereka diduga telah menyetor uang sebesar Rp750 juta dengan diterima kakak kandung oknum jaksa, SK atas permintaan Rahman Morra. (jai)

Click to comment
Makassar

Mappatunru-Karlos Akui Dapat Surat Kejati

FAJARONLINE, JENEPONTO – Anggota DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru mengakui mendapat surat pemanggilan Kejaksaan Tinggi Sulselbar atas dugaan suap Rp750 juta ke Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulsel, Abd Rahman Morra. Disinyalir duit itu bertujuan membebaskan anggota DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru dari jeratan tersangka sekaligus penghentian kasus dana aspirasi DPRD Jeneponto.

Mappatunru mengaku mendapat surat pemeriksaan bernomor B-187/R.4.7/HKT.3/07/2015 tertanggal 13 Juli 2015. Rencananya pemeriksaan berlangsung Senin 27 Juli mendatang. “Saya akan diperiksa Kejati setelah lebaran, terkait kasus suap oknum jaksa. Saya akan membeberkan semua yang saya ketahui,” ujar Mappatunru.

Selain Mappatunru yang juga Ketua Baleg DPRD Jeneponto, surat itu juga tercatat nama dua legislator Jeneponto lainnya, Burhanuddin dan Andi Tahal Fasni dan satu legislator DPRD Sulsel, Syamsuddin Karlos. Mereka diduga telah menyetor uang sebesar Rp750 juta dengan diterima kakak kandung oknum jaksa, SK atas permintaan Rahman Morra. (jai)

Click to comment
To Top