ACC: Kasus Suap Jaksa Masuk Korupsi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

ACC: Kasus Suap Jaksa Masuk Korupsi

FAJARONLINE, MAKASSAR – Informasi tentang adanya dugaan kasus suap terhadap oknum jaksa Kejati Sulsel ternyata sudah lama merebak di Kabupaten Jeneponto. Bahkan kasus tersebut mendapat perhatian Wakil Direktur Anti-Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Kadir Wokanubun yang mengatakan sesungguhnya itu merupakan tindak pidana korupsi.

Karena itu menurut Kadir, Kejati Sulsel tidak hanya melakukan pemeriksaan internal melalui Aswas, tapi juga harus terlibat aktif mendorong kasus itu ke ranah tindak pidana korupsi. “Kami juga mendesak kejati mengusut pihak yang terlibat dalam kasus penyuapan itu,” ujar Kadir di Makassar dikutif dari rakyat sulsel online (grup FAJAR), Rabu 15 Juli.

Sekadar diketahui, kasus suap menyebar berdasarkan surat pemeriksaan pemeriksaan terhadap anggota DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru No. B-187/R.4.7/HKT.3/07/2015 tertanggal 13 Juli 2015. Dalam surat itu, legislator PKB itu disebutkan akan diperiksa pada Senin 27 Juli mendatang.

Mappatunru yang juga Ketua Baleg DPRD Jeneponto itu akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam pemeriksaan internal kejaksaan atas dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan terlapor sehubungan laporan pengaduaan dari Saparuddin atas nama Burhanuddin (anggota DPRD Jeneponto), Syamsuddin Karlos (anggota DPRD Sulsel), dan Andi Tahal Fasni (anggota DPRD Jeneponto) disebut-sebut telah menyetor uang sebesar Rp750 juta.

Dalam surat pemanggilan pemeriksaan terhadap Mapptunru terkait penyuapan oknum jaksa ditandatangani Asisten Pengawasan, Dr Heri Jerman. Sedangkan penyelidikan kasus suap berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel nomor 348/R.4/Hi.1/06/2015 tanggal 23 Juni 2015. Sayang konfirmasi le Abd Rahman Morra belum berhasil. (jai)

loading...
Click to comment
To Top