Komisaris AP: Mutu Bandara Sultan Hasanuddin Buruk – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Komisaris AP: Mutu Bandara Sultan Hasanuddin Buruk

FAJARONLINE, MAROS – Dewan Komisaris Angkasa Pura I, Suratto Siswodiharjo inspeksi mendadak (sidak) arus mudik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis 16 Juli. Suratto menilai pelayanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih perlu ditingkatkan.

Menurut Suratto, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih kalah dengan sejumlah bandara di wilayah tugas Angkasa Pura I. Bahkan untuk peringkat nasional pun, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin belum mendapat peringkat baik. “Saya mendesak General Manager Angkasa Pura I, Akhmad Munir mengelola bandara dengan baik agar bisa mendapat peringkat baik, setidaknya nomor lima nasional,” ujarnya.

Dibandingkan dengan beberapa bandara lainnya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ternyata masih jauh tertinggal dengan sejumlah bandara di wilayah Angkasa Pura I seperti Bandara Ngurah Rai di Bali, Bandara Juanda di Surabaya, dan Bandara Sepinggan Balikpapan di Kalimantan Timur. Tiga bandara tersebut telah memperoleh pengakuan international sebagai bandara dengan pelayanan terbaik di dunia. Bandara Ngurah Rai Bali yang terakhir di tahun 2014 sebagai bandara pelayanan terbaik tujuh dunia. Kini menjadi terbaik tiga dunia.

Bandara Juanda masuk 10 besar terbaik dunia dan Bandara Sepinggan Balikpapan 16 besar terbaik di dunia. “Selain belum mendapat pengakuan bandara terbaik internasional untuk peringkat nasional pun Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar belum mendapat peringkat memuaskan,” katanya.

Suratto mengatakan, sejak 2013 sudah terdapat tiga bandara yang tengah ditingkatkan, termasuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan ditargetkan 2016 bisa menyamai bandara Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, serta Sepinggan Balikpapan. (rilis)

loading...
Click to comment
Makassar

Komisaris AP: Mutu Bandara Sultan Hasanuddin Buruk

FAJARONLINE, MAROS – Dewan Komisaris Angkasa Pura I, Suratto Siswodiharjo inspeksi mendadak (sidak) arus mudik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis 16 Juli. Suratto menilai pelayanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih perlu ditingkatkan.

Menurut Suratto, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih kalah dengan sejumlah bandara di wilayah tugas Angkasa Pura I. Bahkan untuk peringkat nasional pun, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin belum mendapat peringkat baik. “Saya mendesak General Manager Angkasa Pura I, Akhmad Munir mengelola bandara dengan baik agar bisa mendapat peringkat baik, setidaknya nomor lima nasional,” ujarnya.

Dibandingkan dengan beberapa bandara lainnya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ternyata masih jauh tertinggal dengan sejumlah bandara di wilayah Angkasa Pura I seperti Bandara Ngurah Rai di Bali, Bandara Juanda di Surabaya, dan Bandara Sepinggan Balikpapan di Kalimantan Timur. Tiga bandara tersebut telah memperoleh pengakuan international sebagai bandara dengan pelayanan terbaik di dunia. Bandara Ngurah Rai Bali yang terakhir di tahun 2014 sebagai bandara pelayanan terbaik tujuh dunia. Kini menjadi terbaik tiga dunia.

Bandara Juanda masuk 10 besar terbaik dunia dan Bandara Sepinggan Balikpapan 16 besar terbaik di dunia. “Selain belum mendapat pengakuan bandara terbaik internasional untuk peringkat nasional pun Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar belum mendapat peringkat memuaskan,” katanya.

Suratto mengatakan, sejak 2013 sudah terdapat tiga bandara yang tengah ditingkatkan, termasuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan ditargetkan 2016 bisa menyamai bandara Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, serta Sepinggan Balikpapan. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top