6 Orang Meninggal, 13 Luka Berat, 30 Luka Ringan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

6 Orang Meninggal, 13 Luka Berat, 30 Luka Ringan

NAGREG – Sehari menjelang Lebaran kemarin, arus mudik di jalur selatan Nagreg mulai mengalami kepadatan.Jalur alternatif Cijapati yang menghubungkan Kabupaten Bandung-Kadungora, Kabupaten Garut pun mulai dibuka.

Kepala Polres Bandung Ajun Komisaris Besar Erwin Kurniawan menerangkan, pembukaan jalur tersebut demi mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur selatan. Pembukaan jalur alternatif Cijapati untuk kendaraaan pemudik dilakukan sekitar pukul 14.00, ketika situasi lalu lintas di Nagreg padat.

”Kita sudah mulai buka Cijapati, sudah mulai kita coba. Tapi memang hanya satu dua kendaraan saja yang lewat,” ujar Erwin kemarin (16/7).

Dia menjelaskan, banyak pengendara yang belum yakin melintasi jalur tersebut. Hal itu tidak mengherankan, sebab jalur itu masih minim fasilitas pendukung (penerangan, Red) dan rawan kriminalitas. Namun, dengan melihat kondisi saat ini, jalur tersebut sangat diperlukan. ”Kondisinya cukup bisa dilintasi,” tukasnya.

Erwin menyatakan, jika pengawalan tetap diprioritaskan. Bahkan, tiap personel kepolisian bakal disiagakan di titik-titik jalur alternatif perbatasan Bandung dengan Kabupaten Garut tersebut.

Secara umum kondisi lalu lintas di Jawa Barat dalam arus mudik kali ini masih terkendali. Khusus ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) terpantau ramai lancar, sedangkan Nagreg padat merayap.

Hingga H-1 kemarin jumlah kendaraan yang melintas jalur Pantura sebanyak 183.799. Sedangkan Cipali sebanyak 61.786. Jumlah tersebut mengalami penurunan 41 persen dibanding tahun lalu.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat jumlah kecelakaan lalu-lintas hingga H-2 atau Rabu (15/7) sebanyak 24. Dengan rincian, korban meninggal dunia 6 orang, luka berat 13 orang, dan luka ringan 30 orang. Total kerugian materiil sebesar Rp 39.850.000. (vil/rie)

loading...
Click to comment
To Top