Pengamat: Polri Tidak Perlu Hiraukan Kritik Orang yang tak Paham Hukum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pengamat: Polri Tidak Perlu Hiraukan Kritik Orang yang tak Paham Hukum

JAKARTA-Pengamat Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, meminta Polri untuk tidak menghiraukan berbagai macam langkah dan tindakan yang mengarah pada intervensi hukum. Selama pihak Polri memiliki bukti, maka berbagai upaya untuk mengintervensi proses hukum yang dijalankan tidak perlu dihiraukan.

“Yang paling pokok dalam penegakan hukum itu adalah bukti, dan itu tidak bisa diperdebatkan. Sepanjang ada bukti, tidak ada alasan bagi Polri untuk takut dan tidak menindaklanjuti proses hukum,” ujar Margarito kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/7).

Polri dimintanya untuk berpegang dan berdiri pada hukum yang ada dan mengabaikan berbagai kritik, yang dilontarkan dari sejumlah pihak yang tidak memahami hukum.

“Permintaan orang-orang yang meminta Presiden Jokowi agar mengganti kabareskrim karena menjalankan tugasnya tidak perlu didengarkan. Abaikan semua kritik dari orang-orang yang tidak memahami hukum,” tegasnya.

Presiden Jokowi pun menurutnya, diminta untuk tidak menghiraukan permintaan orang yang meminta agar kabareksrim diganti. Jokowi sebagai pemimpin harus bisa juga berpegang pada aturan hukum.

“Jokowi tidak perlu menghiraukan. Kekuasaan itu berdasarkan hukum dan oleh karena itu abaikan saja meski mendapatkan tekanan darimanapun selama dia berpegang pada hukum. Jokowi justru seharusnya mendukung langkah-langkah Polri yang sedang berupaya menegakkan hukum dengan benar,” tegasnya.

Dirinya heran dengan sikap orang yang menamakan dirinya tokoh, tapi terus saja yang dilihat hanya keburukan Polri. Orang-orang ini menurutnya tidak bisa melihat Polri yang sedang berbenah dan bekerja dengan cara yang luar biasa. “Ini kan harusnya diapresiasi, bukan malah dikritik terus-terusan,” imbuhnya.

Jokowi diharapkan untuk tidak gentar dengan berbagai kritikan karena Polri saja, yang diwakili oleh Budi Waseso tidak gentar dengan berbagai serangan seperti ini.

“Jangan gentar dan harus lurus karena kalau gentar taruhannya terlalu mahal,” tegasnya.

Dia pun berharap agar Polri segera membuktikan bahwa mereka benar-benar serius menegakan hukum. “Jadi jangan ditunda lagi, kalau bisa usai liburan lebaran ini, ada satu, dua ataut tiga kasus besar yang sedang disidik Polri saat ini untuk dibongkar. Saya ingin Budi Waseso memberi pesan, bahaw ia bukan hanya sedang menyelamatkan Polri tapi bangsa dengan cara mengumumkan kasus-kasus besar yang ditangani Bareskrim dalam minggu-minggu ini,” tandasnya. (fmc)

 

loading...
Click to comment
To Top