50 Terpidana Mati Menanti Ajal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

50 Terpidana Mati Menanti Ajal

CILACAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan belum menerima adanya informasi dari Kejaksaan Agung mengenai waktu pelaksanaan eksekusi mati tahap III terhadap 50 terpidana mati. Namun demikian, ruang isolasi bagi terpidana mati yang akan dieksekusi tetap berada di Lapas Besi seperti halnya saat saat eksekusi tahap I dan II.

Pihak Lapas juga mengatakan dan memastikan bahwa pelaksanaan eksekusi mati harus lebih baik dari pelaksanaan sebelumnya. Hal tersebut baik dari kesiapan maupun persiapan sarpras dan juga personel pendukungnya serta keamananannya.

“Sehingga berdasarkan evaluasi dari eksekusi tahap I dan II, untuk tahap III harus bisa lebih baik lagi. Kapanpun dilaksanakan, kami siap,” kata Koordinator Lapas Se-Nusakambangan, Marasidin Siregar dilansir Radar Banyumas (Grup JPNN.com).

“Personel serta sarana dan prasana pendukung pelaksanaan eksekusi mati di Pulau Nusakambangan sudah lengkap,” ungkapnya.

Sementara itu, 474 narapidana di seluruh Lapas di Pulau Nusakambangan memperoleh remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1436. Bahkan,  tiga orang narapidana langsung dibebaskan.

Marasidin mengatakan, bahwa pemberian remisi tersebut dilakukan khusus untuk hari raya Lebaran. Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Kanwil Kemenkumham Provinsi Jawa Tengah, agar pemberian remisi dapat diberikan kepada mereka yang tersangkut pidana umum.

“Sementara bagi terpidana kasus terorisme dan narkotika, masih menunggu persetujuan dan keputusan Kemenkumham,” ucapnya.

Marasidin mengatakan, dari 474 napi yang memperoleh remisi khusus Lebaran, 471 orang di antaranya mendapat Remisi Khusus I (RK I), yaitu pengurangan hukuman 15 hari, satu bulan, 1,5 bulan, dan dua bulan.

“Tiga orang memperoleh Remisi Khusus II atau langsung bebas setelah mendapat pengurangan masa hukuman. Mereka yang mendapat Remisis Khusus II tersebar di Lapas Besi, Lapas Permisan, dan Lapas Pasir Putih,” terangnya. (hen/jpnn)

To Top