Antisipasi Insiden Tolikara, Polda Sulteng Bertemu Tokoh Agama – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Antisipasi Insiden Tolikara, Polda Sulteng Bertemu Tokoh Agama

PALU – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) tak mau kerusuhan yang terjadi di Tolikara, Papua terjadi di Sulteng. Olehnya itu, Kapolda Sulteng, Brigjen Idham Aziz langsung bergerak cepat melakukan antisipasi insiden Tolikara agar tidak merembet ke wilayah Sulteng dengan cara melakukan pertemuan dengan sejumlah pemuka agama dan sejumlah tokoh masyarakat di Sulteng.

Idham Azis menegaskan hingga saat ini wilayah Sulteng aman dan terkendali. Bahkan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan para pemuka agama. Dari hasil pertemuan itu, dimintai agar pemuka agama maupun tokoh masyarakat bisa lebih berperan mengantisipasi insiden Tolikara tidak merembet ke wilayah Sulteng.

“Saya telah memerintahkan seluruh Kapolres di wilayah Polda Sulawesi Tengah, untuk antisipasi dengan melakukan pertemuan bersama pemuka agama dan tokoh masyarakat di daerahnya agar secepatnya mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama pasca insiden Jumat (17/7) di Karubaga Tolikara,” kata dia, Senin (20/7).

Mengantisipasi insiden Tolikara, kata Idham Azis, pihak kepolisian melakukan pengamanan untuk semua rumah ibadah, baik masjid dan gereja. Ini mengantisipasi hal-hal tidak kita inginkan bersama. Dalam hal ini. mereka juga meminta peranan pemuda baik dari Muslim dan Kristiani untuk bersama aparat polisi ikut menjaga mengamankan rumah ibadah masing-masing, sebab menciptakan keamanan tidak hanya tugas polisi.

“Pegamanan dilakukan di sejumlah rumah ibadah baik gereja maupun masjid diseluruh Polres diwilayah Polda Sulawesi Tengah dari Polres Bangkep hingga ke wilayah Polres Buol, tidak terkecuali. Bentuk pengamanan baik secara terbuka maupun pengaman tertutup. Saya juga meminta agar pemuda baik dari kalangan Kristiani maupun Muslim untuk ikut bersama aparat polisi guna menjaga rumah ibadah masin-masing. Ini bagian dari upaya preventif. Jika ada yang coba-coba melakukan tindakan yang anarkis, kita akan  tindak tegas dan menangkap untuk penegakkan hukum,” tukas Idham Azis. (rus/RMOL)

Click to comment
To Top