Syawalan Krapyak, Walikota Pekalongan Potong Lupis Satu Ton Lebih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Syawalan Krapyak, Walikota Pekalongan Potong Lupis Satu Ton Lebih

PEKALONGAN, RAJA – Sebagaimana tradisi turun temurun Syawalan Krapyak menjadi ajang silaturahmi dari berbagai lapisan masyarakat yang datang dari berbagai daerah di pekalongan bahkan dari luar daerah Pekalongan. Besok, (Jumat, 24/7) akan tumpah ribuan pengunjung yang memeriahkan syawalan di daerah Krapyak Kidul dan Krapyak Lor, Kecamatan Pekalongan Utara.

Acara syawalan tahun ini menjadi sebuah acara yang spektakuler dengan pemotongan lupis raksasa seberat kurang lebih satu ton yang berlokasi di Gang 1 Krapyak Lor, juga lupis seberat 1320 berlokasi di Gang 8 Krapyak Kidul. Potong lupis tersebut akan dilakukan langsung oleh Walikota Pekalongan yang kemudian akan dibagikan kepada seluruh pengunjung.
Lupis raksasa tersebut juga memiliki sejarah dan keyakinan masyarakat dimana yang mendapatkan pembagian lupis tersebut akan mudah mendapatkan jodoh bagi yang belum menikah, dari sisi lain lupis raksasa juha dijadikan suatu simbol keberkahan dan penyatuan silaturahmi antara sesama. Kali ini syawalan di Krapyak juga akan ditampilkan beberapa hiburan musik dangdut dan karnaval masyarakat Krapyak sendiri.
Kepala Kelurahan Krapyak Lor, Hasan mengatakan, acara syawalan tahun ini diprediksikan lebih semarak dari tahun-tahun yang sudah. “Pengunjung syawalan akan nertambah memadati wilayah Krapyak Kidul, Krapyak Lor, bahkan kelurahan tetangga, yaitu Klego dan Kelurahan Panjang Wetan,” jelasnya.
Acara yang unik di acara syawalan tersebut, masyarakat Krapyak dan sekitarnya masing-masing menyelenggarakan terbuka bagi para tamu atau pengunjung untuk menikmati hidangan gratis dengan beraneka makanan, seperti rujak atau lotekan juga suguhan lainnya. Masyarakat Pekalongan akan menyambut ramah untuk semua pengunjung yang datang. Tradisi syawalan berbeda dengan daerah-daerah lain. Setiap lebaran wilayah Krapyak menjadi ikon bagi Kota Pekalongan. (asn)

loading...
Click to comment
To Top