Ant-Man tak Bertahan Lama di Box Office – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ant-Man tak Bertahan Lama di Box Office

FAJARONLINE,  LOS ANGELES – Kedigdayaan Ant-Man di box office, rupanya, tidak bisa bertahan sepanjang akhir pekan. Sempat merangsek ke peringkat atas pada awal weekend, film garapan Marvel itu anjlok terus. Superhero yang mampu mengubah diri sekecil semut itu malah disalip Minions dan Trainwreck.

Sebagaimana diberitakan Deadline, Ant-Man yang mengusung Ryan Reynolds sebagai bintang mengalami penurunan pendapatan 18 persen dari estimasi saat dirilis pada Jumat (17/7) di AS. Awalnya, Marvel merencanakan pendapatan USD 23,4 juta (setara Rp 312,6 miliar). Kenyataannya, angka yang masuk hanya USD 19,25 juta atau Rp 257,2 miliar.

Di sisi lain, animasi andalan Universal Pictures, Minions, masih berjaya. Spin off Despicable Me itu memenuhi ekspektasi dengan pendapatan USD 20 juta, naik 36 persen dari pendapatan pada Jumat (17/7). Bob, Stuart, dan Kevin membuktikan bahwa mereka masih mampu menarik perhatian publik, bahkan sebulan setelah dirilis.

Selain Minions, film yang mendapat tambahan pendapatan adalah Trainwreck. Film besutan Judd Apatow tersebut awalnya diprediksi tak bisa bertahan di jajaran top box office. Namun, pendapatan Trainwreck malah naik 4 persen dengan USD 30,15 juta. Film-film seperti Jurassic World dan Inside Out juga masih ditonton banyak orang selama akhir pekan. Masing-masing sebesar 57 persen dan 50 persen.

Sebelumnya, Ant-Man diprediksi tidak sesukses superhero lain lansiran Marvel. Salah satu penyebabnya, sosok superhero itu tidak banyak diketahui publik, terutama non pembaca komik. Kemampuannya pun dinilai tidak keren-keren amat. “Tidak seperti Guardians of Galaxy, yang walaupun banyak superhero asing, tetap sesuai dengan selera publik,” ujar kolumnis Deadline.

Wakil Rentrak PosTrak membantah bahwa Ant-Man tidak bisa merebut hati penonton. Mereka menilai karakter Ant-Man mampu menarik audiens berusia kurang dari 25 tahun. “Marvel sangat pandai dalam menentukan audiens mereka dengan penokohan dan cerita yang diangkat,” tutur analis tersebut.

Pengerjaan Ant-Man terbilang kompleks. Produksi dimulai pada 2006 dan baru kelar tahun lalu. Selama itu, terdapat pergantian sutradara dari Edgar Wright ke Peyton Reed. Selain itu, selama produksi film, para kru menghadapi keraguan publik tentang keberhasilan Ant-Man sepeninggal Edgar Wright. (Jpnn)

loading...
Click to comment
To Top