Warga Sidrap Dihantui Krisis Air Bersih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Warga Sidrap Dihantui Krisis Air Bersih

FAJARONLINE, SIDRAP — Warga di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase dan Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap, mulai dihantui krisis air bersih. Krisis air bersih terjadi di dua wilayah itu setiap kemarau tiba.

Di musim kemarau, 1.000-an jiwa penduduk Desa Lagading, terletak sekira 30 kilometer dari Pangkajene, ibu kota Sidrap itu, hanya mengandalkan air hujan sebagai sumber air bersih. Hal itu juga dialami 500-an jiwa penduduk yang ada di Kelurahan Massepe.

Wilayah permukiman warga yang berbukit dan tandus mengakibatkan warga di Desa Lagading dan Kelurahan Massepe itu, kerap kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kering tiba, saat itu, nyaris semua sumur dan sungai mengering.

“Terus terang kami sangat resah, warga di desa ini mulai dihantui krisis air bersih seperti tahun-tahun sebelumnya. Harapan kami satu-satunya agar pemerintah bisa menyuplai air bersih apabila musim kemarau tiba nanti,” pinta salah seorang warga Desa Lagading, Amri, Jumat, 24 Juli.

Harapan yang sama juga dilontarkan Lamamma. Warga asal Kelurahan Massepe itu mengharapkan sikap tanggap dari pemerintah daerah apabila daerahnya benar-benar dilanda krisis air bersih saat kemarau tiba nanti.

“Setidaknya ada kiriman air bersih dari PDAM seperti sebelum-sebelumnya. Jika tidak, warga akan kesulitan dan terpaksa kembali menyerbu sumber air berish di Lakapopang yang letaknya sekira 500 meter dari permukiman warga,” pinta Lamamma.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Siara Barang, berjanji akan terus memantau ketersediaan air bersih di Desa Lagading dan Kelurahan Massepe itu. Droping air ke desa-desa itu memang diperlukan apabila sudah dibutuhkan, Kami akan koordinasi dengan PDAM,” janji Siara. (eby/wik)

loading...
Click to comment
To Top