KPUD Bulukumba Tambah Sembilan TPS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

KPUD Bulukumba Tambah Sembilan TPS

BULUKUMBA, FAJARONLINE – Berdasarkan data Daftar Penduduk Pitensial Pemilih (DP4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba, menambah jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS)  dari sebelumnya 654 menjadi 663 TPS.

Komisoner KPU Bulukumba, Hasanuddin Salassa, menjelaskan kalau terjadi penambahan sembilan TPS dari sebelumnya. Dimana, penembahan tersebut dilakukan berdasarkan data DP4 yang ditindaklanjuti dengan melakukan pencocokan dilapangan, hasilnya memang terjadi penambahan jumlah DPT dibeberapa desa.

“Ini berdasarkan rapat bersama TPAD. Mau tidak mau suka atau tidak, TPS memang harus ditambahkan,”ujarnya, Sabtu 25 Agustus.

Dijelaskanya ada beberapa desa yang melebihi diatas 800 DPT disetiap TPSnya, masing-masing, Desa Balleangin dan Tamatto Kacematan Ujungloe. Desa Caramming Kacematan Bontotiro, Desa  Tanah Lemo Di Kacematan Bontobahari, Desa Batu Karopa Rilau Ale. Serta Desa Matirowalie dan Tamaona, Kacematan kindang.

“Dalam PKPU memang mengatur itu kalau setiap TPSnya tidak bisa melebihi diatas 800 DPT,”tambahnya.

Dengan bertambahnya, TPS tersebut, Lanjut Hasanuddin, ikut mempengaruhi penambahan jumlah penyelangaran, khsususnya petugas KPPS. Sementara, untuk penganggaran hampir pasti juga akan bertambah untuk membiaya honor penyelangara nantinya. Berdasarkan tambahan TPS tersebut, setidaknya akan ada penambahan anggaran sekitar Rp65 juta. “Dana Pilkada yang kita gunakan nantinya sekitar Rp14 miliar lebih,” ucapanya.

Anggaran tersebut akan meliputi, mulai dari biaya logistik, Honor, kemanan, tes kesehatan dan beberapa tahapan lainya. Sementara yang belum ada anggaranya yaitu tim auditor untuk setiap calon sebesar Rp25 juta untuk satu tim audit,”tutupnya.

Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief mengungkapkan, secara umum pemilihan kepala daerah yang diikuti sebelas daerah tersebut terjadi penambahan TPS di masing-masing daerah. ” Jadi kita tidak terpatok dengn TPs yang ada pilpres. Sebab, rentetan dari momen pilpres tersebut banyak perubahan mulai batas umur dan ada yang meninggal,” katanya. Hanya saja, dirinya belum mengetahui persis bertambahnya TPS di masing-masing daerah. (taq)

loading...
Click to comment
To Top