Curnak Resahkan Masyarakat Tator – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Curnak Resahkan Masyarakat Tator

FAJARONLINE, MAKALE – Aksi pencurian ternak (curnak) yang belakangan ini marak di Kabupaten Tana Traja (Tator) cukup meresahkan warga. Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tator juga terus mengembangkan kasus curnak tersebut, terutama kerbau.

Setelah sebelumnya jajaran Satreskrim Polres berhasil menangkap komplotan pencuri kerbau yang seringkali beroperasi di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara belum lama itu.

Komplotan pencuri kerbau yang sudah diamankan jajaran Satreskrim Polres Tana Toraja masing-masing Simon Rante, Yorim dan Irvan. Satu pelaku yakni Simon Rante terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melawan polisi saat akan ditangkap di daerah Parappo kecamatan Rembon baru-baru ini.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Mathius Tappi mengatakan jika pihaknya terus mengembangkan kasus pencurian kerbau yang sangat meresahkan masyarakat Toraja. “Sepak terjang tiga anggota komplotan kerbau yang tertangkap ini sudah lama kami pantau. Dari pengakuan pelaku, ternak hasil curian langsung mereka jual ke warga di beberapa tempat berbeda dalam wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara tanpa melalui perantara,” kata Mathius, Minggu 26 Juli.

Meski begitu, polisi tidak serta merta percaya terhadap pengakuan para tersangka karena ada indikasi, setelah tiga pelaku berhasil melakukan aksinya, mereka kemudian mencari penadah untuk menjual ternak curian mereka. Menurut Mathius, kini penyidik terus mengejar oknum penadah. Jika penadahnya berhasil ditangkap, maka polisi akan mudah membongkar komplotan pencuri kerbau yang beroperasi di wilayah Toraja. (jai)

loading...
Click to comment
To Top