Irigasi Pompa Bulucepo Masuki Tahap Desaing – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Irigasi Pompa Bulucepo Masuki Tahap Desaing

FAJARONLINE, SENGKANG — Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Wajo memastikan tahun ini irigasi pompa di Bulucepo, Kecamatan Tanasitolo memasuki tahap desaing. Pembangunan irigasi pompa dengan menggunakan sumber air Danau Tempe tersebut merupakan salah satu alternatif untuk mengairi lahan pertanian yang masih menggunakan sistem tadah hujan di Kabupaten Wajo.

Kepala Dinas PSDA Kabupaten Wajo Firmansyah Perkesi saat ditemui diruang kerjanya mengakui jika tahun ini anggaran untuk desaing pembangunan irigasi bulucepo sudah ada di balai besar. Terkait dengan jumlah anggaran, dirinya memprediksikan jumlah dana yang disiapkan mencapai 10 milyar.

Tahun ini akan dibuatkan desain dan studi yang mendalam tentang danau serta pengukuran tofografi untuk rencana pembangunan irigasi bulucepo selain itu diupayakan pada tahun anggaran ini akan dilaksanakan normalisasi muara sungai bila di belawa yang bertujuan menghindari banjir di kecamatan belawa,” kata Firmansyah.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan jika pembangunan irigasi pompa tersebut terealisasi maka sekitar 25.000 hektar sawah tadah hujan dibeberapa kecamatan seperti Kecamatan Tempe, Tanasitolo, dan Majauleng bisa teratasi.

“Di satu sisi sumber daya air Danau Tempe cukup melimpah, sementara di bagian lain membutuhkan banyak air untuk pengairan lahan pertanian. Setidaknya, dibutuhkan minimal 10 pompa untuk menarik air yang kemudian dialirkan melalui pipa ke sawah-sawah. Tiap dua hektar kami harapkan ada kran air,” ujarnya

Sebelumnya, Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru mengungkapkan masih ada sekitar 80 persen sawah tadah hujan di Kabupaten Wajo. Menurutnya, pada Periode lima tahun lalu, Pemerintah sudah mencoba menggenjot produksi pertanian termasuk melalui pengadaan embung-embung kepada petani sebanyak 516 unit serta ribuan pompanisasi untuk mengairi persawahan yang masih menggunakan sistem tadah hujan dan tahun untuk mensukseskan program tersebut akan di mamfaatkan air danau tempe melalui irigas bulucepo.

“Untuk ke depan, kita berharap produksi pertanian Kabupaten Wajo bisa lebih digenjot melalui pembangunan Bendungan Paselloreng serta pembangungan irigasi pompa dengan cara menyedot air dari Danau Tempe ke Bulucepo, Tanasitolo untuk mengairi sawah tadah hujan di empat kecamatan,” kata Burhanuddin Unru. (wan/wik)

loading...
Click to comment
To Top