Sambut Hari Jadi Salatiga, DKS Gelar Gebyar Seni Kanopi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Sambut Hari Jadi Salatiga, DKS Gelar Gebyar Seni Kanopi

 

SALATIGA – Menyambut HUT ke 1265 Salatiga, Dewan Kesenian Salatiga (DKS) menggelar Gebyar Seni di Kanopi Pasar Raya II Salatiga, Sabtu (25/7) malam. Kali ini menampilkan musik keroncong dan musik etnik kontemporer Saung Swara.
Gebyar seni ini dibuka oleh Jayus Suhartono, Ketua III DKS.
Usai dibuka, ditampilkan penampilan tari oleh Sanggara Sakuntala, pimpinan Drs Wido Murwadi S.Pd. Lalu, macapatan Dhandhanggula dan lelagon Ilir-Ilir.
Grup musik etnik kontemporer Saung Swara tampil dengan peralatan musik yang unik, terutama alat tiupnya, menyampaikan lagu yang aransemennya kaya dengan melodi tiup.
“Gebyar seni ini rutin kita gelar di Kanopi Pasar Raya Salatiga. Ternyata tanggapan masyarakat bagus, bahkan mendapat perhatian bukan hanya dari pegiat seni saja. Ada harapan lain, gebyar seni DKS ini digelar ditempat lain dan tidak hanya melulu di Kanopi. Hal ini sambil memperkenalkan DKS kepada masyarakat umum,” terang Djisnozero45, Ketua DKS kepada Rakyat Jateng, Minggu (26/7).
Kasi Kebudayaan Dishubkombudpar Kota Salatiga, Lilla Eridianti SE menyatakan, pihak sangat berterima kasih kepada para seniman Salatiga yang semakin besar keterlibatannya mengisi Gebyar Seni Kanopi.
“Kami selaku salah satu pembina seni di Kota Salatiga menyampaikan terima kasih kepada para seniman yang ternyata cukup besar perhatian dan apresiasinya terhadap acara rutin di Kanopi Pasar Raya II Salatiga. Harapannya, kedepan semakin baik dan lebih dicintai masyarakat Salatiga, “ kata Lilla.
Dalam gebyar seni itu, hiburan puncak tampil Orkes Keroncong Harmoni pimpinan Ibu Kusworini. Para punggawa keroncong adalah Wawah, Aji Sadono, Edi Siswanto, Istanto, Giyono, Agus Sugiharto, dan Nonom Group keroncong ini juga, pernah meraih Juara Itingkat Jawa Tengah tahun 2012 dengan penyanyi andalannya, Kusworini, Glora Jayantie dan Sunardi.
Acara ini merupakan hasil kerjasama DKS dengan Dishubkombudpar dan setiap menggelar acara selalu ditutup pukul 24.00.
Sejumlah penikmat seni di Salatiga bahkan berharap DKS dapat menggelar pula Pesta Kesenian Rakyat, yang dilaksanakan siang hari. Ini akan semakin merakyat dan mengundang banyak orang.
“Kami berharap DKS dapat menggelar Pesta Kesenian Rakyat, seperti festival reog/kuda lumping maupun seni lainnya. Dan digelar siang hari, sehingga masyarakat akan semakin banyak yang melihat,” tutur Projo Leksono (56) warga Argomulyo Salatiga. (hes)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top