300 Hektar Sawah di Maros Terancam Fuso – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

300 Hektar Sawah di Maros Terancam Fuso

MAROS, FAJARONLINE — Sekira 300 hektar sawah irigasi di Kecamatan Lau terancam fuso atau mengalami gagal panen. Pasalnya, lahan petani mengalami kekeringan akibat kemarau panjang dan tidak maksimalnya irigasi.
Salah seorang petani di Lau, Ansar mengeluhkan kekeringan yang terjadi pada lahan garapannya. Padahal, bertani adalah satu-satunya harapan hidup mereka. “Lama tidak hujan, air di irigasi juga sudah kering. Kami berharap ada jalan keluar,” harapnya.
Kondisi serupa juga terjadi di desa Bonto Tallasa. Salah seorang petani, Ulla mengatakan kekeringan di Bonto Tallasa sudah dimulai sejak dua bulan terakhir. “Kami berharap pemerintah atau dinas terkait bisa memperhatikan hal ini, mau makan apa kita kalau padi gagal panen,” katanya.
Camat Lau, Erhan mengakui gagal panen telah menjadi kekhawatiran para petani di pelbagai desa di Lau. Pasalnya, warganya sebagian besar menggantungkan hidup dari bertani, sementara tanaman padi mereka yang telah menelan biaya banyak terancam gagal panen. “Dua tiga hari lagi tidak dapat air bisa-bisa fuso,” keluhnya.
Erhan mengatakan, selain kemarau panjang pihaknya juga disulitkan dengan air irigasi yang tidak masuk ke daerahnya. Jalur irigasi banyak yang bocor dan berbelok ke daerah lain. “Akibatnya air tidak pernah sampai kesini, petani jadi kebingunan dapat air dari mana,” kata Erhan. (ris/wik)
loading...
Click to comment
To Top