RS Wisata Terima Pasien Jamkesda dan BPJS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

RS Wisata Terima Pasien Jamkesda dan BPJS

FAJARONLINE, MAKASSAR – Rumah Sakit (RS) Wisata akan menerima pasien Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan ‎Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Yayasan Indonesia Timur sebagai pemilik RS Wisata telah membahas kerjasama tersebut dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Ketua Yayasan Indonesia Timur, Haruna, menjelaskan, RS Wisata menyiapkan 600 kamar dengan 2.000 tempat tidur. Sehingga, sangat siap jika pasien Jamkesda dialihkan ke RS Wisata tersebut.

“Soal pelayanan tidak usah ragu. Motto kami, pelayanan dulu baru administrasi. Pasien yang masuk akan ditolong dan dilayani terlebih dahulu, baru dibahas soal administrasi. Pelayanan yang nomor satu. Itulah beda kami dengan rumah sakit lain,” kata Haruna, usai bertemu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Gubernur, Rabu 29 Juli

Haruna mengungkapkan, sebagai Rumah Sakit Wisata, tentunya fasilitas tidak perlu diragukan. Kelas Paviliun merupakan yang terbesar di Asean dengan 148 kamar. Disamping itu, ada masjid, hotel, bioskop, hingga tempat karaoke.

“Di hotel kami ada 200 kamar. Sedangkan, untuk pasien BPJS dan Jamkesda, juga disiapkan kamar untuk keluarga pasien secara gratis,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pihaknya menyasar pasien Indonesia yang berobat ke Singapura yang jumlahnya 30 ribu orang tiap tahun. RS Wisata telah beroperasi sejak Desember 2014 lalu, namun Grand Opening baru akan dilaksanakan 17 September mendatang.

“Karena masih baru, sekarang baru 30-40 persen yang terisi. Apalagi kamar kami cukup banyak. Kami juga punya fasilitas President Suite‎ sebanyak empat kamar. Tidak hanya itu saja, perawat-perawat kami tinggal di asrama perawat yang kami siapkan secara gratis,” terangnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, kehadiran RS Wisata di Makassar tentunya akan semakin memacu pertumbuhan ekonomi Sulsel. Apalagi, dengan fasilitas yang ada, orang yang mau berobat ke Singapura tentunya akan beralih ke RS Wisata ini.

‎”Pertumbuhan ekonomi Sulsel sangat bagus, tertinggi nasional. Kalau pusat kesehatan ada disini, tidak perlu lagi orang ke Jakarta dan Surabaya, apalagi di Singapura. Mereka cukup disini, di RS Wisata,” kata Syahrul. (iad/wik)

Click to comment
To Top