Pemerkosa dan Pembunuhan Gadis 10 Tahun di Soppeng Tertangkap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Pemerkosa dan Pembunuhan Gadis 10 Tahun di Soppeng Tertangkap

FAJARONLINE, WATANSOPPENG — Pemerkosaan yang berujung pembunuhan terhadap Agista, gadis 10 tahun di Kabupaten Soppeng, Rabu 22 Juli lalu terungkap sudah. Warga Sebelumnya waowe Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng itu dilaporkan hilang ke Polres Soppeng, Jumat 24 Juli. Usaha pencarian Polres Soppeng membuahkan hasil. Agita ditemukan, Rabu 29 Juli sekitar pukul 22.11 Wita dalam keadaan sudah menjadi mayat tertutup daun kelapa kering di belakang bangunan sanggar tani, kebun milik H Syamsuddin.

Kapolsek Soppeng, AKBP Dodied Prasetyo Aji mengatakan, tetangga terakhir kali melihat korban bersama Misbah, 25 tahun yang merupakan sepupu korban. Polisi kemudian menangkap Misbah di rumahnya, Jalan Kakatua Kota Makassar, Kamis 30 Juli. Bahkan Misbah sudah mengaku telah membunuh Agita lalu mayatnya dibuang di kebun. “Dari pengakuan pelaku, dia melakukan pembunuhan dengan mencekik serta memperkosa korban,” ujar Dodied di Watansoppeng, Kamis 30 Juli.

Pelaku juga mengaku bukan petama kalinya melakukan hal serupa. Dia pernah melakukan kejahatan yang sama dalam perantauannya ke Papua. “Untuk pengakuan ini masih kami dalami lagi seperti apa,” kata kapolres.

Polisi telah menvisum mayat korban di RSUD Ajjapange Soppeng. Berdasarkan hasil visum, terdapat luka robek pada vagina korban, luka pecah pada batok kepala, dan luka gores pada punggung tangan sebelah kanan. Pihak penyidik Kepolisian Polres Soppeng secara intensif juga memeriksa beberapa saksi dan juga melakukan pencarian barang bukti yang diduga ditinggalkan pelaku di TKP. Agista sudah tidak tinggal bersama orang tuanya setelah ayah dan ibunya bercerai. Sang ayah tinggal di Masamba dan ibunya berada di Samarinda. Agista tinggal bersama neneknya, Suka di Soppeng. (jai)

loading...
Click to comment
To Top